Peduli Korban Banjir Garut, KNPI Dan Warga Garut Di Berau Galang Dana

 

TANJUNG REDEB – Bencana banjir bandang yang menimpa Kabupaten Garut menyisakan duka mendalam. Bantuan berupa uang, pakaian, serta bantuan kebutuhan bahan pok pun terus mengalir untuk membantu para korban.

Tak terkecuali yang dilakukan pemuda pemudi di Kabupaten Berau yang tergabung dalam Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI). Mereka melakukan aksi sosial penggalangan dana membantu korban banjir Garut.

Penggalangan dana dilakukan dengan cara meminta sumbangan dari pengguna jalan yang berhenti di persimpangan traffic light (lampu merah) kawasan strat bundar Tanjung Redeb.

Ketua KNPI Berau, Sakirman yang turut hadir dalam kegiatan bakti sosial itu mengaku, jika kegiatan yang dilakukan ini sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian pemuda Berau terhadap warga Garut dan sejumlah daerah di sekitar Garut yang menjadi korban banjir bandang beberapa hari lalu.

“Kami ingin memberikan bantuan pada saudara kami yang terkena musibah. Rasa empati pun membuat kami berani turun ke jalan sekedar menggalang dana,” ungkapnya di sela-sela penggalangan dana, Senin (26/9/2016).

Bukan hanya KNPI, aksi sosial tersebut juga dilakukan Paguyuban Keluarga Pasundan yang juga bagian dari warga Garut, Jawa Barat. Namun berbeda dengan KNPI, proses penggalangan dana yag dilakukan masyarakat Garut di wilayah Berau ini dilakukan dengan cara aksi potong rambut. Jadi setiap warga yang melakukan potong rambut di salah satu barbershop, uang jasa potong rambut tersebut akan disumbangkan ke korban banjir Garut.

 

Ari salah satu penata rambut yang juga panitia penggalangan dana mengaku sedih lantaran kampung tercinta yang ditinggalkan harus luluh lantak oleh banjir. Bahkan, sejumlah kerabatnya ikut menjadi korban kegananasan banjir bandang itu. Melalui momen ini, dirinya mengharapkan uluran tangan masyarakat Berau agar dapat membantu meringankan beban masyarakat Garut dengan potong rambut di barbershop yang ia kelola selama ini.

“Kita orang Garut, mau pulang tapi tidak bisa, jadi satu-satunya yang bisa kita lakukan ya mengirim doa dan mencari bantuan buat saudara kita yang disana. Caranya, setiap yang potong rambut di barbershop yang kita kelola ini, uangnya akan kami sumbangkan ke para korban, pelanggan dapat pahala, plus rambut tambah rapi,” pungkasnya.(M.S. Zuhrie)