Program Dispora Terkendala Anggaran

TANJUNG REDEB – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Berau menilai bidang olahraga masih sulit berkembang. Pasalnya, tidak ada dukungan penuh dari pemerintah daerah yang wujudnya Dispora masih kesulitan mendapatkan nilai anggaran yang dibutuhkan. Bahkan, anggaran yang diperoleh selalu mengalami penurunan dari tahun ke tahun.

“Di bidang olahraga sebuah prestasi itu tidak bisa diukur, misalnya di satu sisi ada peningkatan sementara di sisi lain ada kekurangan. Semuanya itu tergantung dari anggaran, kita sulit berbicara jika anggaran tidak mendukung, apalagi dukungan dari pihak-pihak swasta sangatlah penting karena kita tidak bisa mengharapkan dukungan murni dari pemerintah daerah,” ujar Kepala Dispora Berau, Suprianto saat ditemui beraunews.com.

Terkait anggaran, pihaknya tidak bisa menentukan besaran idealnya. Namun, apa yang diusulkan pihaknya, dinilainya merupakan ukuran besaran ideal.

”Contohnya kita usulkan 100 milyar yang datang hanya 10 milyar, misalnya loh ya. Kalau idealnya sih apa yang kita usulkan, maka itu harus direkomendasikan. Itu harapan kami, namun dibalik itu kita menyadari bahwa semua anggaran tersebut terbagi-bagi di masing-masing SKPD, jadi sabar saja, jangan terlalu di paksakan,” harapnya.

Soal sarana dan prasarana olahraga Berau yang jauh tertinggal dibandingkan daerah lainnya, Suprianto mengatakan, hal itu merupakan salah satu dampak akibat minimnya anggaran. Dispora berharap agar perekonomian di Kabupaten Berau dapat bangkit, sehingga anggaran yang dibutuhkan bisa pula ditingkatkan oleh pemerintah Daerah.

“Kalau Insfratuktur kita jauh ketinggalan dibandingkan dengan kabupaten kota lain, memang Berau menjadi salah satu kabupaten kota yang paling tertinggal berkaitan dengan sarana dan prasarana akibat anggaran yang tidak mendukung. Intinya anggaran terbatas, kita memprogramkan suatu kegiatan atau membangun sarana prasarana jadi terkendala. Harapan saya perekonomian kita bisa bangkit lagi, artinya anggaran pemerintah bisa meningkat lagi. Kalau anggaran pemerintah tidak meningkat, program kami juga tidak bisa terdukung. Kita mau usul ini itu, tapi uangnya tidak ada,” pungkasnya.(ea)