Kerap Blank Spot, Warga Keluhkan Pelayanan Telkomsel

BATU PUTIH – Hampir setiap hari masyarakat Kecamatan Batu Putih dibuat jengkel akibat jaringan telekomunikasi yang selalu menghilang (blank spot). Parahnya lagi, jaringan tersebut hilang mulai siang hari hingga malam hari. Sehingga berakibat telekomunikasi di wilayah tersebut lumpuh total.

Tak pelah, kondisi tersebut dikeluhan berbagai lapisan masyarakat. Seperti disampaikan Ferdi (23) warga Kampung Tembudan, akhir-akhir ini jaringan telekominkasi milik Telkomsel tersebut kerap hilang total. Terakhir, sinyal putus pada Sabtu pagi sekitar pukul 09.30 Wita hingga pukul 10.30 Wita.

"Kita sebagai pelanggan jelas mengeluh. Apalagi ini sudah beberapa hari sinyal hilang mulai dari siang sampai malam hari. Sementara dari pihak Telkomsel sendiri sepertinya tidak ada upaya untuk melakukan perbaikan," ujarnya pada beraunews.com, Sabtu (13/8/2016).

Hilangnya sinyal telkomsel tersebut, diakuinya sudah terjadi sekitar 4 hari lalu dengan waktu tidak tentu.

"Kemarin (12/8/2016) sinyal putus mulai jam 3 sore hingga jam 8.30 malam. Seharusnya kan pihak operator cepat tanggap. Apalagi sinyal ini juga tidak lepas dari kegiatan kita sehari-hari," bebernya.

Ternyata, putusnya jaringan tidak hanya terjadi di Kecamatan Batu Putih saja. Di Talisayan juga mengalami hal yang serupa. Seperti diungkapkan Arif, warga lainnya mengatakan, biasanya sinyal putus mulai siang dan sore hari.

"Tadi juga sempat putus sebentar. Tiba-tiba saja putus, tidak tahu apa sebabnya," ungkapnya.

Sementara Supervisor Telkomsel yang berkedudukan di Ibu Kota Kabupaten Berau, Nana menyebutkan, penyebab hilangnya jaringan Telkomsel di sebagian besar wilayah pesisir selatan Berau tersebut lantaran Fiber Optik (FO) milik Telkom putus, sehingga berdampak pada jaringan milik Telkomsel.

Ia menjelaskan, pihaknya, saat ini masih menyewa fiber optic milik Telkom tersebut. Jika Telkom mengalami gangguan, secara otomatis akan berdampak pada pelayanan sinyal Telkomsel.

“Sebenarnya kita memiliki backup, jadi ada dua kaki jalur FO Telkom yang melalui jalur timur, seperti Karangan dan Miau. Pas kebetulan putus dua-duanya, makanya pelayanan terganggu,” ungkapnya pada beraunews.com, Sabtu (13/8/2016)

Ia mengatakan, tidak hanya sinyal Telkomsel di Kecamatan Batu Putih saja yang lumpuh total. Hampir di semua kecamatan yang berada di pesisir selatan Berau juga mengalami hal serupa.

“Biduk-biduk dan Talisayan juga putus,” ujarnya.

Saat ditanya, apakah ada opsi lain dari pihak Telkomsel agar pelayanan lebih optimal. Nana menyampaikan, pihaknya telah merencanakan untuk melakukan penambahan backup.

“Mudah-mudahan minggu depan sudah ada backupnya, sehingga begitu putus, jaringan tidak terganggu lagi,” ungkapnya.(hir)