Kondisi Jembatan Sambaliung Mengkhawatirkan, Dishub dan Polres Diminta Turut Mengawasi

TANJUNG REDEB – Khawatir dengan kondisi jembatan penghubung Tanjung Redeb-Sambaliung, Dinas Perhubungan Telekomunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Berau beserta dan Polisi diminta ikut mengawasi akses pengubung tersebut. Pasalnya, selama ini tonase kendaraan yang melintas tidak pernah diawasi. Kekhawatiran masyarakat ini juga yang kemudian ditanggapi PPTK Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Dinas PU Wilayah Kaltim-Kaltara, Usman Effendi.

Disebutkan Usman, dalam waktu dekat jembatan tersebut akan dilakukan identifikasi secara menyeluruh. Selama ini UPTD DPU dinilai masyarakat melakukan pembiaran terhadap kondisi jembatan tersebut, sebab kerusakan terjadi sudah sejak beberapa tahun, namun tidak ada perbaikan permanen. Namun, Usman menyatakan, pihaknya tidak mempunyai dana untuk melakukan pemeliharaan dan perbaikan keseluruhan.

"Jadi sudah saya sampaikan kepada beberapa pihak terkait bahwa untuk konstruksi atas sudah kita pelihara, namun untuk keseluruhan itu kita tidak berani. Selama ini yang kami tangani sebatas jalan berlubang, pengecetan kerangka dan pemotongan rumput yang ada dijembatan tersebut," katanya saat diwawancarai beraunews.com melalui saluran selullarnya, Senin (18/7/2016).

Dikatakan Usman, ia juga turut khawatir dengan kondisi jembatan tersebut, sehingga ia juga sering mengusulkan kepada Pemerintah Provinsi untuk meninjau kelayakan usia jembatan.

”Termasuk beban maksimal yang bisa ditahan oleh jembatan itu. Karena seringkali juga ada kendaraan yang melebihi batas maksimal, itu kan sangat berbahaya," ujarnya.

Untuk diketahui, batas maksimal beban kendaraan yang boleh melintasi jembatan tersebut hanya 40 ton. Untuk itu, pihak terkait seperti Dishubkominfo dan Polres diminta untuk ikut mengawasi kendaraan yang melintas jembatan tersebut.

"Kelayakan sebuah jembatan itu tergantung konstruksinya, ada yang bertahan 50 tahun atau bahkan 100 tahun. Untuk saat ini, dalam waktu dekat akan dilakukan peninjauan secara keseluruhan terhadap kelayakan jembatan itu. Dan kami juga berharap kepada pihak lain yang berwenang dalam lalu lintas bisa mengawasi kendaraan-kendaraan besar, jangan sampai ada yang melebihi muatan bisa lolos melewati jembatan," tandasnya.(mta)