Konstruksi Jembatan Bujangga Ada Perubahan

 

TANJUNG REDEB – Seperti yang diketahui jembatan Bujangga yang menjadi impian masyarakat kabupaten Berau, secara resmi telah dibuka pada akhir tahun 2017 lalu. Tetapi tak sedikit masyarakat yang memandang jika konstruksi jembatan Bujangga sedikit mengalami perubahan dari sebelumnya, diantaranya luas jalan yang sedikit kecil dari sebelumnya serta perubahan pada sisi bahu jalannya.

Kondisi inipun dibenarkan oleh Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Berau, Rahmad saat ditemui beraunews.com, Jum’at (05/01/2017). Dikatakannya, meski konstruksi jembatan sudah mengalami perubahan, namun keamanan dan ketahanan jembatan tetaplah terjamin, Pasalnya, sudah pakai site pile yang berfungsi sebagai cerucuk (penahan).

Selain memberikan ketahanan jembatan, konstruksi seperti yang ada saat ini, juga untuk mengakomodir keinginan masyarakat, yang meminta untuk diberikan ruang untuk membuka suatu usaha. Untuk diketahui, konstruksi jembatan di sana, sebelumnya sepenuhnya menggunakan pengaman (pagar), atas dasar permintaan masyarakat, maka konstruksi jembatan diubah.

“Masyarakat di sana sebelum jembatan itu runtuh, memang banyak membuka usaha disekitaran pinggir jembatan tersebut. Kalau pakai pengamanan semua, mereka tidak bisa lagi untuk membuka usaha di situ. Tapi ingat, masyarakat boleh berusaha, tetapi jelas harus tetap dalam aturan yang telah disepakati,” ucapnya.

BACA JUGA : Jalan dan Jembatan Bujangga Dipastikan Rampung Akhir Tahun 2017

Mengingat kondisi jembatan yang ruas jalannya sudah mengecil, maka ia menegaskan, agar jalan dan jembatan tersebut tidak dipergunakan untuk tempat parkir kendaraan. Pasalnya, jika ada kendaraan parkir, dipastikan akan terjadi penumpukan kendaraan alias macet. Untuk mengantisipasi terjadinya hal tersebut, di sana pun telah dipasang beberapa rambu larangan parkir. Akan tetapi, tidak sedikit para pengguna jalan yang dijumpai masih bandel melanggar rambu larangan tersebut.

“Kalau ada yang parkir kendaraan, jembatannya tambah sempit. Jadi, tidak boleh parkir di atas jembatan. Nanti bisa saja kita adakan sosialisasi dan penindakan,” tandasnya.(Miko Gusti Nanda/bnc)