PLN Siap Penuhi Kebutuhan 3,25 MW Listrik IPA Raja Alam II, Asal?

 

TANJUNG REDEB – PT PLN Area Berau siap mengakomodir kebutuhan listrik IPA Raja Alam II sebesar 3.250 kVa atau 3,25 MW, yang dioperasikan PDAM Tirta Segah di tahun 2018 mendatang. Kesiapan PLN tersebut, disampaikan Manajer PT PLN Area Berau, Albert Sitompul melalui Asisten Manager Bidang Perencanaan, Dicky Irman Bahctiar saat ditemui beraunews.com, Jumat (03/11/2017).

Dikatakannya, pihaknya sudah menerima surat dari PDAM Tirta Segah perihal dukungan penambahan daya listrik untuk tahun 2018 mendatang. Namun, dalam suratnya, ada 5 lokasi penambahan daya yang dimohonkan, yakni IPA Raja Alam II sebesar 2.000 Kilo Volt Ampere (kVa) atau 2 Megawatt (MW) serta 4 IPA lainnya yang masing-masing sebesar 45 kVa, yakni IPA Batu Putih, IPA Biatan, IPA Biduk-Biduk dan IPA Kelay.

“Atas permohonan tersebut, kami pun sudah melakukan survei ke salah satu lokasi yang dimohonkan, yakni IPA Raja Alam II. Tapi permohonannya untuk IPA Raja Alam II hanya 2 MW, bukan 3,25 MW,” tuturnya.

BACA JUGA : PDAM Tirta Segah Butuh 3,25 MW Listrik Operasikan IPA Raja Alam II

Jika ternyata kebutuhan real PDAM untuk mengoperasikan IPA tersebut, sebesar 3,25 MW, maka pada prinsipnya, dikatakan Dicky, pihaknya senantiasa siap mendukung segala sesuatu yang berkaitan dengan hajat hidup orang banyak, termasuk PDAM tentunya.

Namun demikian, lanjut Dicky, untuk memenuhi kebutuhan PDAM itu, PLN tetap harus memperhitungkan kondisi di sistem pembangkit miliknya. Pasalnya, saat ini, cadangan daya yang dimilik PLN hanya sekitar 1 MW.

“Jika PDAM membutuhkan 3,25 MW, silahkan mengirimkan surat kembali. Atas dasar surat tersebut, kami akan kembali melakukan survei terkait kebutuhannya listrik mereka (PDAM-red),” ujarnya.

Apakah PLN mempunyai daya yang cukup untuk memenuhi kebutuhan PDAM, ditanya seperti itu, Dicky mengatakan, jika diminta memenuhi tahun ini, tentu pihaknya tak memiliki daya yang cukup. Namun, jika sesuai surat permohonan yang diajukan PDAM untuk tahun 2018 mendatang, maka dapat dipastikan penambahan daya dapat dilakukan. Sebab, lanjut Dicky, jika semua berjalan sesuai perencanaan PLN, maka akhir tahun ini PLN akan mendapat tambahan 17 MW.

“Untuk saat ini, jika permohonan PDAM sebesar 3,25 MW, tentu tidak bisa kami penuhi. Namun, jika 2018, Insya Allah bisa terpenuhi, dengan catatan 10 x 1 MW di PLTD Sambaliung dan 1 x 7 MW di PLTU Teluk Bayur sudah beroperasi di akhir tahun 2017. Kami mohon doa dan dukungan semua pihak agar semuanya berjalan sesuai rencana,” tandasnya.(Miko Gusti Nanda/bnc)