Untuk Atasi Cepat Jalan Berlubang, Bupati Lirik Aspal CPHMA

 

TANJUNG REDEB – Sepertinya Pemkab Berau tak akan kesulitan untuk mengatasi titik-titik jalan yang berlubang, baik dari perkotaan maupun jalan poros menuju perkampungan. Pasalnya, saat ini ada Aspal Cold Paving Hot Mix Asbuton (CPHMA) atau asbuton campuran panas hampar dingin, yang merupakan salah satu produk PT Cipta Wahana Persada.

Bupati Berau, Muharram bersama Wakil Bupati Berau, Agus Tantomo didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) dan Bidang Bina Marga memantau langsung percobaan produk tersebut, Selasa (22/08/2017), dengan menutup beberapa lubang di Jalan KH Dewantara.
 
Muharram mengatakan, jika sebelumnya memang pihak perusahaan sudah pernah menemuinya untuk memasarkan jenis aspal CPHMA ini. Dengan melihat spesifikasi dan tes di lapangan, dirinya menilai ini cocok untuk mengantisipasi atau memperbaiki lubang-lubang yang menghiasi badan jalan.
 
“Kan kami ingin kalau ada lubang di jalan bisa segera diperbaiki setidaknya dalam waktu kurang lebih 24 jam agar tidak menunggu lama. Produk ini pun mudah kering dan biayanya juga murah, sehingga tidak harus ada lelang,” ungkapnya.
 
Untuk tindakan cepat penanganan jalan berlubang, pihaknya menggunakan konsep swakelola. Dengan menganggarkan biaya perbaikan jalan dan juga menyiapkan alat dan material, ke depannya diharapkan bisa mengatasi lubang-lubang yang ada di jalan poros perkotaan maupun jalan menuju perkampungan.
 
“Sebelumnya sudah saya sampaikan, jika memang ada terjadi kerusakan pada badan jalan seperti berlubang, maka setidaknya bisa segera diperbaiki agar tidak menimbulkan korban jiwa dan nanti ada tim yang akan selalu survei,” tuturnya.
 
Muharram menambahkan, dengan melihat hasil dari produk ini, tidak menutup kemungkinkan Pemkab juga akan menggunakan produk ini. Hanya saja dalam percobaan kali ini menggunakan baby roller (aplikasi untuk meratakan permukaan dengan operating weight kurang dari 3 ton-red) sehingga hasilnya atau daya tekannya masih kurang, tapi kalau menggunakan bomag (produk dari Jerman yang mayoritas digunakan pada sektor konstruksi khususnya pada konstruksi jalan-red) mungkin lebih bagus lagi.

“Ke depannya kita bisa pakai alat yang lebih besar lagi dari pada baby roller ini dan menurut survei juga, produk ini lebih bagus dibandingkan aspal minyak dan aspal ini semakin bagus jika terkena air,” ucapnya.
 
Muharram berharap ke depannya tak ada lagi keluhan masyarakat terkait jalan berlubang karena sudah bisa mengatasi dengan cepat. Selain itu diharapkan tim yang dibentuk juga bekerja cepat untuk menangani permasalahan di lapangan.(bnc)
 
Wartawan: Dedy Warseto/Editor: Rita Amelia