Jaringan Indihome Lumpuh Total, Ini Kata Telkom

 

TANJUNG REDEB – Belakangan ini Indihome sering sekali mengalami gangguan. Bahkan sejak Senin (14/08/2017) lalu, jaringan lumpuh total. Dampaknya, banyak warnet dan usaha berbasis online yang mengalami kerugian. Selain itu, pelanggan indihome rumahan juga merasa dirugikan, lantaran membayar mahal dengan pelayan buruk.

Hal itu diungkapkan Wandi, salah seorang warga yang berlangganan paket indihome, yang ditemui beraunews.com, Rabu (16/08/2017), yang mengaku pelayanan yang didapat kurang bagus.

“Kerusakan yang terjadi pada jaringan tersebut kenapa tidak secepatnya diatasi, kenapa tidak ada solusi untuk membackup permasalahan tersebut? Kasihan pengusaha yang mengandalkan pekerjaannya dengan internet, seperti warung internet dan sebagainya, pasti mereka merasa sangat dirugikan,“ kesalnya.

BACA JUGABayar Mahal, Pelayanan Buruk

Menangggapi keluhan pelanggan tersebut, Kepala Kantor Daerah Telekomunikasi Berau-Bulungan, Hadi mengakui jika memang terjadi gangguan jaringan untuk pelanggan Indihome.

"Dari kemarin hingga hari ini sedang ada problem di area Sangata jalur timur yaitu Gunung Sekrat ke Karangan, serta Sangata jalur barat yaitu Miau Baru ke Mata Manis, sedangkan tim juga telah menyelesaikan 12 titik yang rusak. Namun masih ada 3 titik lagi yang harus diselesaikan agar indihome dapat digunakan tanpa ada gangguan lagi ,“ jelasnya.

 

Dikatakan Hadi, selain menggunakan jalur kabel, Telkom juga memiliki jalur radio microwave yang bisa digunakan jika jaringan mengalami gangguan, tetapi kapasitasnya tidak terlalu besar.


“Kami memang memiliki radio microwave yang hanya diperuntukkan ke pemerintahan dan jaringan GSM yang saat ini digunakan di ponsel, namun microwave tersebut tidak sepenuhnya dapat digunakan, lantaran kapasitasnya tidak mencukupi," terangnya.

Sedangkan untuk microwave indihome sendiri, dikatakannya untuk saat ini sangat tidak mampu, lantaran harus menggunakan bandwith yang cukup besar sekali (GIGABIT). Jadi, walaupun dapat digunakan, tetapi tidak maksimal (jaringan putus-putus) dan tidak ada lagi solusi lain selain memperbaiki kabel fiberoptic (FO) agar jaringan internet dapat berjalan lancar kembali.(bnc)

Wartawan: M Taufik Wahyudi/Editor: Rita Amelia