Lega, Akhirnya Tembudan Tidak Gelap Lagi

BATU PUTIH – Setelah kurang lebih 2 bulan mengalami kerusakan laher (bearing), Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) Kampung Tembudan, Kecamatan Batu Putih kini sudah kembali beroperasi. Bahkan, informasinya PLTMH tersebut sudah beroperasi selama 12 jam.

"Sudah nyala lagi, katanya ngetes dulu," ungkap Yuni salah seorang warga Kampung Tembudan.

Meski demikian, PLTMH tersebut dinilainya masih belum begitu stabil. Lantaran daya yang disalurkan masih cenderung turun naik.

"Masih kedap-kedip seperti lampu disco. Mungkin setrumnya belum stabil," katanya.

Sementara itu, Jayadi, salah seorang petugas PLTMH, mengungkapkan, bearing salah satu komponen mesin yang rusak sudah datang dan sudah dilakukan perbaikan. Meski hanya melibatkan teknisi dalam kampung sendiri, namun dikatakannya, mesin PLTMH sudah bisa dioperasikan.

"Kebetulan hujan terus, makanya Rabu (29/06/2016) kemarin kita tes nyalakan mulai sore sampai pagi, jadi baru satu malam nyalanya. Sore ini akan kita nyalakan lagi, selama tidak ada kendala PLTMH ini akan kita operasikan terus," ungkapnya kepada beraunews.com, Kamis (30/06/2016).

Hanya diakuinya, daya yang dihasilkan memang tidak seperti kemarin. Hal itu dikarenakan selain dari pengaruh menyusutnya debit air, faktor lainnya yakni, salah satu bak penampung air di PLTMH juga ada yang bocor.

"Kalau dinyalakan airnya cepat berkurang, dengar-dengar ada bantuan, cuma kita tidak tahu itu betul apa tidak. Kita berharap kalau memang ada secepatnyalah diturunkan, agar PLTMH dapat beroperasi dengan maksimal," tutupnya.(hir)