Tenggat Waktu 3 Hari Pembenahan atau Bangunan Bakal Dibongkar

 

TELUK BAYUR – Kali ini Satpol PP kembali melakukan penertiban bangunan, yang dilaporkan oleh warga. Diketahui, bangunan yang sedang dalam proses pembangunan di Jalan Abu-abu Teluk Bayur tersebut menyalahi aturan yang ada, serta mengganggu ketertiban lalu lintas sekitar.

Kronologisnya, permasalahan ini berawal dari laporan salah satu warga melalui sosial media Whatsapp yang kemudian langsung direspon oleh Kepala Satpol PP, Ahmad Ismail.

“Kami dapat laporan dari warga melalui salah satu media sosial yang kemudian disampaikan kepada saya. Setelah itu, dari Satpol PP melaporkan kepada pemerintah kabupaten, dan Bupati meminta agar hal seperti itu segera ditindaklanjuti,” ucap Ismail, kepada beraunews.com, Jumat (07/07/2017).

 

Diungkapkannya juga, jika pembangunan semacam ini tidak segera ditindaklanjuti dan bila dibiarkan, maka akan diikuti oleh warga yang lain.

“Saat mendapat perintah langsung dari Bupati untuk menindaklanjuti, maka langsung kita laporan ke Camat Teluk Bayur, Lurah serta Ketua RT sekitar, untuk bekerjasama mengatasi hal ini, dan syukur Alhamdulillah pemilik bangunan pun kooperatif untuk membenahi bangunannya tersebut,” tambahnya.

Selain itu, dari sisi aturan yang ada, Ismail menerangkan, jika bangunan tersebut memang telah menyalahi aturan. Sesuai peraturan, sebuah bangunan yang akan dibangun harus berada minimal 11 meter dari titik jalan.

“Hal semacam ini memang patut kita tegur dan pemilik bangunan pun telah sepakat dalam waktu 3 hari akan melakukan pemotongan bangunan tersebut. Ini juga untuk keamanan para pengguna jalan dan juga dapat mengganggu aktivitas kendaraan yang lalu lalang, terlebih lagi bangunan tersebut memang berada di sekitaran simpang jalan,” ungkapnya.

 

“Pemilik bangunan dalam artian memang tidak mengetahui hal tersebut telah menyalahi aturan dan telah kita sampaikan kepada Camat, Lurah, RT, Petugas Satpol PP Kecamatan hingga masyarakat sekitar sebagai alat kontrol. Dan jika dalam waktu 3 hari si pemilik bangunan tidak melakukan pembenahan, maka kita akan melakukan tindakan tegas, yakni pembongkaran,” tutupnya.(bnc)

Wartawan: Miko Gusti Nanda/Editor: R. Amelia