3 Tahun Dikerjakan, Pembangunan Gedung RKB Tak Kunjung Rampung

TANJUNG REDEB – Tiga tahun sudah pembangunan gedung tambahan Ruang Kelas Belajar (RKB) SMK Negeri 1 Berau, tak kunjung rampung. Kondisi ini, mengakibatkan pihak sekolah selama kurun waktu itu, harus memberlakukan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) menjadi dua sesi pelajaran,yakni pagi dan siang.

“Bangunan gedung ini sudah di mulai sejak tahun 2013, tapi sampai sekarang belum juga rampung. Mau tak mau, selama kurun waktu tiga tahun ini kita memberlakukan dua sift jam belajar, ada yang masuk siang ada yang masuk pagi,” ungkap Rahmad, Wakil Kepala Bidang Multimedia SMK Negeri 1 Berau, saat ditemui beraunews.com, Sabtu, (28/05/2016).

SMK Negeri 1 Berau, kata Rahmad, idealnya memilki 19 RKB. Namun sejak dimulainya pembangunan RKB itu, hanya ada 6 RKB yang bisa difungsikan, sementara untuk memenuhi seluruh kebutuhan RKB, pihak sekolah harus memanfaatkan ruang praktek, aula sekolah, serta  meminjam RKB SMP Negeri 2 Berau di kawasan Jalan Pulau Panjang.

“Kita sebagai guru bertanya-tanya, kapan bangunan gedung ini akan dilanjutkan kembali, soalnya jika kurikulum 2013 diterapkan, jam belajar siswa pasti lebih banyak dan sudah tak bisa pakai sistem double sift seperti sekarang ini,” ungkapnya.

Pembangunan gedung tambahan RKB ini, lanjut Rahmad, telah manghabiskan anggaran sebesar Rp2,82 Milyar dan sudah hampir satu tahun mandek pengerjaannya.

“Kita berharap pembangunan gedung ini segera diselesaikan biar tak ada lagi pinjam ruang belajar sama sekolah lain,“ tutupnya.

Hingga berita ini diturunkan, upaya beraunews.com mengkonfirmasi Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pendidikan Berau, Nanang Bakran belum membuahkan hasil.(msz)