Tiga Kegiatan Lanjutan DPUTR Tinggal Tunggu Lelang

 

BIATAN – Pemerintah Kabupaten Berau terus berupaya agar akses jalan yang menjadi kewenangannya dapat ditingkatkan. Hal itu dilakukan untuk memberikan kenyamanan dan kemudahan masyarakat dalam berkendara. Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR), dipastikan akan kembali melanjutkan sejumlah kegiatan atau program di sejumlah wilayah pada tahun ini. Salah satunya adalah lanjutan pengaspalan jalan di Kampung Biatan Bapinang Kecamatan Biatan.

Seperti diketahui, pengaspalan jalan menuju objek air panas di kampung tersebut sudah dua kali dilakukan pengaspalan. Disampaikan Kepala UPTD PUTR Kecamatan Talisayan, Charles Andi Lolo, program pengaspalan jalan tersebut merupakan kegiatan tahun berjalan (multiyears) yang dimulai sejak tahun 2015 lalu.

“Iya, tahun ini akan ada kegiatan lanjutan pengaspalan aspal menuju objek wisata air panas yang ada di Kampung Biatan Bapinang,” ujarnya.

Lebih lanjut pria yang akrab disapa Charles ini menyampaikan, pengaspalan tersebut memiliki volume sekitar kurang lebih 1 kilometer panjangnya. Yakni dimulai dari ujung jalan yang telah diaspal pada tahun 2016 lalu hingga ke tepi objek air panas.

“Kemarin kan pengaspalannya tidak sampai, jadi tahun ini akan kita aspal sampai ke dekat objek wisata di sana. Kalau dokumen lelangnya sudah selesai dan tinggal pelaksanaannya saja,” jelasnya.

Selain pengaspalan jalan di Kampung Biatan Bapinang tersebut, dirinya juga mengatakan masih ada beberapa program lagi yang juga akan dilaksanakan pada tahun ini. Diantaranya adalah lanjutan pengaspalan di Kampung Suka Murya hingga Kampung Sumber Mulya. Sebab, pengaspalan tersebut dilakukan hanya sampai Kampung Purnasari Jaya akibat terbatasnya anggaran. Sementara lanjutannya juga akan dilaksanakan dalam waktu dekat.

“Itu juga tinggal menunggu lelang saja, kalau dokumen lelangnya sudah selesai semua. Jadi nanti kegiatannya dilanjutkan dari Kampung Purnasari Jaya sampai ke Sumber Mulya,” bebernya.

Tak hanya itu, terkait pembangunan jembatan yang ada di Kampung Tabalar Muara kini tengah menunggu lelang saja. Diketahui, pembangunan jembatan Tabalar Muara yang dibangun pada tahun 2016 lalu, memang belum selesai dilakukan lantaran terkena dampak dari defisit anggaran. Namun dipastikan Charles, penyelesaian jembatan tersebut akan diselesaikan pada tahun ini.

“Tinggal waktu lelangnya saja lagi. Kalau sudah selesai kita langsung melakukan kegiatan. Kita juga meminta masyarakat dapat bersabar dulu, sambil menunggu proses berjalan. Kita upayakan dalam waktu dekat ini kegiatan dapat kita lakukan,” tandasnya.(bnc)

Wartawan: Hendra Irawan/Editor: R. Amelia