Belum Difungsikan, Gedung Uji KIR Mubazir?

 

TANJUNG REDEB – Belum difungsikannya bangunan uji KIR (serangkaian kegiatan menguji dan/atau memeriksa bagian-bagian kendaraan bermotor, kereta gandengan, kereta tempelan dan kendaraan khusus dalam rangka pemenuhan terhadap persyaratan teknis dan laik jalan-red) yang dimiliki Dinas Perhubungan (Dishub) Berau, menjadi pertanyaan masyarakat.

Menurut pantauan beraunews.com, Rabu (12/04/2017), bangunan yang berada di belakang terminal type B, di Jalan Marsma Iswahyudi, Kelurahan Rinding, Kecamatan Teluk Bayur, belum ada tanda-tanda akan digunakannya fasilitas baru tersebut. Bahkan, di gedung yang berdiri di atas lahan seluas 2 hektare, dan menghabiskan dana APBD Berau sebesar Rp12 Miliar ini, tidak terdapat alat penunjang kegiatan pengujian kendaraan.

Rencana relokasi yang digadang-gadang Dishub sejak 2016 lalu, yang merupakan bentuk perwujudan program pemerintah untuk membangun gedung terpadu tiga,  sepertinya belum dapat terealisasikan.

Menurut Kepala Seksi (Kasi) Sarana dan Prasarana Jalan, Lewi Bidang, menjelaskan,  bangunan itu belum ada penyerahan dari kontraktor ke Dishub, dan untuk mengaktifkannya juga perlu pengadaan alat-alat kerja serta penunjangnya.

“Alatnya belum ada, dan untuk pengadaan kan perlu dana, sementara Berau saat ini masih defisit anggaran, jadi kemungkinan masih lama untuk pindah ke bangunan yang baru tersebut, apalagi untuk melakukan uji KIR,” terangnya.(bnc)

Wartawan: Rama Sihotang/Editor: R. Amelia