Rp59,1 Miliar untuk Pengaspalan Jalan Penghubung Tiga Kampung

 

TALISAYAN – Banyaknya keluhan masyarakat di tiga kampung Kecamatan Talisayan, yakni Kampung Purnasari Jaya, Eka Sapta, dan Kampung Sumber Mulya terkait kerusakaan jalan yang menghubungkan ke tiga kampung tersebut, ditanggapi oleh kepala UPTD DPUTR wilayah Pesisir Selatan Berau, Charles Andi Lolo.

Sebenarnya, akses jalan tersebut sudah pernah dilakukan peningkatan, hanya saja tidak dilakukan secara menyeluruh lantaran anggaran yang digunakan untuk melakukan peningkatan atau pengaspalan jalan tersebut tidak mencukupi. Sehingga, hanya Kampung Suka Murya saja yang jalannya diaspal.

Disampaikan Charles, pengaspalan di tiga kampung di Kecamatan Talisayan, bakal dilanjutkan kembali tahun ini. Kendati demikian, masyarakat harus bersabar lantaran pihaknya harus melakukan berbagai tahapan agar pengaspalan lanjutan tersebut dapat dilakukan.

“Kelanjutannya tahun ini, dan hanya tinggal menunggu lelang,” ungkapnya pada beraunews.com, Selasa (11/04/2017).

Disampaikannya, kelanjutan pengaspalan menggunakan sistem tahun jamak atau multiyears. Untuk tahun ini, akan dilakukan pengaspalan jalan yang menghubungkan 3 kampung dengan panjang sekitar 16 kilometer. Sementara untuk anggaran, dijelaskannya, menggunakan APBD Berau, dengan total Rp59,1 Miliar.

“Sementara untuk dokumen ULP (Unit Layanan Pengadaan) juga sudah selesai, hanya belum lelang saja. Kalau waktunya itu dari panitia ULP-nya. Dalam waktu dekat ini pasti dilaksanakan,”jelasnya.

Dirinya juga mengakui kondisi jalanan yang menghubungkan ke tiga kampung tersebut masih memprihatinkan, bahkan cenderung menyusahkan masyarakat dalam berkendara. Namun pihaknya mengimbau masyarakat yang berada di kampung tersebut dapat lebih bersabar. Disamping itu, pihaknya juga telah memberikan surat edaran pemberitahuan kepada pemerintah kampung terkait, dan pemerintah kecamatan mengenai adanya kegiatan lanjutan pengaspalan jalan.

“Tidak hanya itu, selesai lelangnya nanti pun kami juga akan melakukan pemberitahuan dan sekaligus sosialisasi, kepada masyarakat dan pemerintah kampung. Untuk itu, kita berharap masyarakat dapat bersabar,” tandasnya.(bnc)

Wartawan: Hendra Irawan/Editor: R. Amelia