Kembali Amblas, Jalan Alternatif Akan Gunakan Tanah Warga

 

TANJUNG REDEB – Hujan yang kerap melanda Kabupaten Berau, khususnya di seputaran kawasan Jalan Poros Berau-Bulungan dalam beberapa waktu terakhir, terus memperburuk kondisi jalan nasional tersebut. Jika sebelumnya telah amblas dan diperbaiki, kini jalan di KM 20 Berau ini lagi-lagi kembali mengalami amblas sehingga sulit dilalui kendaraan, baik roda 2 maupun roda 4 yang melaju dari arah Berau menuju Bulungan dan sebaliknya.

Kondisi ini tentu banyak dikeluhkan oleh pengguna jalan, sebab selain harus banyak kehilangan waktu di perjalanan, juga membuat harus mengeluarkan dana ekstra. Bahkan, dapat sedikit menghambat perputaran ekonomi antara dua kabupaten, maupun provinsi tersebut.

Salah seorang pedagang yang kerap mengantar barang dagangannya ke Tanjung Selor, Ibukota Bulungan, Purnomo misalnya. Ia mengaku terpaksa harus mengeluarkan biaya ekstra ketika melakukan pengiriman barang dagangannya. Selain membutuhkan waktu perjalanan yang lebih lama dari biasanya, kini tentu akan menambah biaya bahan bakar minyak (BBM) yang dipergunakan.

BACA JUGA : BPBD Berau: Jalan Amblas Murni karena Kontur Tanah Labil

Jika sebelumnya dalam sehari, ia mampu sampai 3 kali bolak-balik melakukan pengiriman dari Berau ke Bulungan. Saat ini, ia hanya mampu mengirim barang dagangannya sebanyak 2 kali saja. Otomatis, hal ini tentu memberikan dampak kerugian secara langsung.

“Tentu kami merugi karena uang minyak pasti ikut bertambah, belum lagi waktu tempuh yang menjadi 4 jam. Biasanya, kami hanya menempuh waktu antara 2,5 jam hingga 3 jam saja,” ungkapnya, Senin (03/04/2017) siang.

Sementara itu, Kepala Satuan (Kasat) Lantas Polres Berau, AKP Dian Wisnu Ristanto mengatakan, pihaknya bersama Balai Perencanaan dan Pengawasan Jalan Nasional (P2JN) Kaltim-Kaltara telah melakukan peninjauan pada titik amblas tersebut. Kondisi amblas itu langsung dipastikan dirinya bersama petugas P2JN Kaltim-Kaltara sehingga langsung dilakukan penanganan darurat dengan melakukan penimbunan terhadap jalan tersebut.

“Jadi, kami tadi (Senin, 3/4/2017 -red) melakukan peninjauan ke lokasi dan memang kembali amblas. Dan, dari pusat ada namanya Balai Jalan, mereka akan melakukan perbaikan di jalur ini,” katanya usai meninjau jalan tersebut.

”Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa hingga sejauh ini. Semua pengendara sudah hafal dan selalu berhati-hati jika melintas di jalur tersebut,” sambungnya seraya membantah isu terkait adanya laka lantas yang terjadi di kawasan tersebut.

Untuk itu, lanjut Wisnu, pihaknya telah memasang beberapa rambu-rambu lalu lintas guna memberikan tanda kepada para pengguna jalan yang melintasi titik amblas ini. Mengingat, jalur ini cukup licin dan berbahaya ketika hujan turun.

Bahkan, dari Balai P2JN Kaltim-Kaltara, juga telah meminta Satlantas Polres Berau untuk mencari pemilik lahan, yang berada di samping jalur itu. Pasalnya, akan coba dilakukan pengalihan jalur dengan membuat rute baru guna mempermudah proses perbaikan.

“Saya diminta pihak Balai Jalan untuk melakukan peminjaman lahan kepada warga pemilik lahan, yang tepat berada di samping jalur yang longsor ini. Hal ini dilakukan untuk digunakan sebagai jalur sementara, selama bagian jalur yang amblas ini diperbaiki,” pungkasnya.(bnc)

Wartawan: Andi Sawega/Editor: R. Amelia