Dermaga Pulau Sangalaki Mulai Reot

 

MARATUA – Dermaga yang ada di Pulau Sangalaki, Kecamatan Maratua hingga kini tak bisa dimanfaatkan oleh masyarakat maupun kapal-kapal yang mengangkut wisatawan. Dari informasi yang didapat, proyek tersebut merupakan milik provinsi yang tidak diketahui pasti kapan dibangun, namun hingga kini kondisinya sudah memperihatinkan.

Seperti pantauan beraunews.com di lapangan, dermaga yang panjangnya kurang lebih 100 meter ke arah laut tersebut, sudah mulai rusak. Di beberapa titik kayu yang menjadi bahan datar pembuatan jembatan sudah mulai hampir lepas. Bahkan, jika orang berjalan di atasnya, jembatan tersebut bergoyang seolah akan runtuh.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Berau, Agus Tantomo mengatakan pihaknya tidak bisa berbuat banyak maupun intervensi menyikapi proyek-proyek mubazir yang ada. Namun, daerah tetap berharap proyek berupa fasilitas umum dapat dimanfaatkan.

"Seharusnya perencanaannya matang, dan apa yang dibangun bisa sesuai tujuan dan dimanfaatkan oleh masyarkaat dan itulah keinginan kita," ungkapnya kepada beraunews.com, Senin (27/03/2017).

Dikatakannya, kalau memang ada beberapa hal yang dinilai kurang sehingga menyebabkan fasilitas tersebut tidak bisa dimanfaatkan. Wabup menyebut perlu ada evaluasi kembali terkait kekurangan ataupun hal-hal yang dibutuhkan.

"Kalau seandainya dermaga itu kurang panjang, maka bisa dipanjangkan agar bisa disandari oleh speedboat maupun kapal-kapal kecil yang mengangkut wisatawan," terangnya.

Selain itu, jika memang perlu kembali mengajukan permohonan kepada penyedia anggaran yang pertama, hal itu guna menambah biaya pembenahan fasilitas yang sudah ada, namun belum bisa dimanfaatkan karena beberapa kekurangan.

"Kita semua tahu kalau daerah sedang defisit, kondisi yang sama juga dialami oleh provinsi, tapi kami akan tetap coba dulu nanti dengan memetakan yang mana merupakan skala prioritas," pungkasnya.(bnc)

Wartawan: Dedy Warseto/Editor: R. Amelia