Rusak, Warga Berharap Pembangunan Jembatan Baru Segera Dirampungkan

 

TABALAR – Masyarakat yang berada di Kampung Tabalar Muara, Kecamatan Tabalar berharap pembangunan jembatan yang menghubungkan RT 1 dan RT 2 di kampung tersebut dapat dirampungkan. Pasalnya, jembatan yang biasa digunakan masyarakat untuk beraktivitas ini, sudah tidak bisa lagi digunakan karena hancur digerus air sungai yang meluap.

Hal itu dibenarkan oleh Penjabat Kepala Kampung Tabalar Muara, Abdul Rahman. Ia mengatakan, jembatan yang biasa digunakan masyarakat, rusak sejak Februari lalu. Sehingga untuk dapat melintasi sungai tersebut, warga terpaksa harus melalui jembatan yang dibangun Pemkab Berau, yang posisinya persis berada dekat jembatan gantung yang mengalami kerusakan.

Dirinya mengakui, sebenarnya ada upaya perbaikan jembatan tersebut. Hanya saja, karena fondasi penyangga jembatan itu juga sudah rusak, membuat jembatan tersebut terpaksa dibiarkan hingga sekarang.

 

“Sudah tidak bisa diperbaiki lagi, karena sudah rusak parah. Makanya sekarang, untuk melintasi sungai kita gunakan jembatan yang belum jadi itu,” ungkapnya kepada beraunews.com saat dihubungi melalui sambungan telepon, Rabu (08/03/2017).

BACA JUGA : Soal Jembatan Belum Kelar, Ini Jawaban DPU Berau

Terkait penggunaan jembatan tersebut, pihaknya juga telah menyampaikannya ke pemerintah kecamatan dan dinas PU, termasuk juga kerusakan jembatan lama itu. Hanya saja, saat melintasi jembatan, masyarakat tidak dibenarkan menggunakan kendaraan, karena dikhawatirkan dapat merusak konstruksi yang ada di atas jembatan.

“Saya sudah sampaikan kepada kecamatan dan pihak PU agar jembatan yang belum jadi itu bisa digunakan warga untuk beraktivitas. Tapi warga harus jalan kaki. Kalau pakai motor, kita khawatir konstruksi besi yang ada di atasnya bengkok atau rusak,” ujarnya.

 

Dirinya berharap, kontruksi jembatan yang belum selesai dibangun di Kampung Tabalar Muara tersebut dapat kembali dilanjutkan, guna kenyamanan masyarakat. Sebab kata dia, dengan kondisi sekarang, masyarakat kerap mengalami kesulitan.

“Harapannya, dapat diselesaikan cepat, apalagi hanya tinggal sedikit lagi pengerjaannya,” tandasnya.(bnc)

Wartawan: Hendra Irawan/Editor: R. Amelia