PLTMH Rusak Lagi, Sumber Mulya Kembali Gelap

 

TALISAYAN – Belum usai persoalan Pembangkit Listrik Tenaga Hidro Mikro (PLTMH) di Kampung Tembudan, Kecamatan Batu Putih yang sudah tak beroperasi lagi, kini persoalan yang sama muncul kembali. Kali ini, dari Kampung Sumber Mulya, Kecamatan Talisayan

Padahal PLTMH di Kampung Sumber Mulya tersebut sempat beroperasi kurang lebih 4 bulan lamanya setelah dilakukan perbaikan.

"Tidak tahu, sudah satu bulan ini listriknya tidak menyala," ujar Ani, warga Kampung Sumber Mulya kepada beraunews.com, Senin (20/6/2016).

Menurutnya, keberadaan PLTMH sangat dibutuhkan warga disana. Terlebih selama bulan Ramadhan ini, banyak warga membutuhkan listrik khususnya penerangan di malam hari.

"Semoga saja bisa diperbaiki lagi PLTMH nya," harapnya.

Sementara itu, Kepala Kampung Sumber Mulya, Samijo membenarkan kondisi tak beroperasinya PLTMH tersebut. Ia juga mengaku mengerti dengan keluhan warganya terkait kerusakan itu.

"Kalau dibilang mengeluh, bukan hanya warga yang mengeluh tentang PLTMH itu. Saya sebagai Kepala Kampung juga mengeluh," tegasnya.

Ia mengungkapkan, memang telah beberapa kali PLTMH tersebut dilakukan perbaikan. Namun tetap saja, sejumlah komponen PLTMH itu mengalami kerusakan. Tidak hanya itu, mulai PLTMH tersebut dibangun dikampungnya sekitar tahun 2011 lalu, manfaatnya belum banyak dirasakan warga.

Dijelaskannya, ada sejumlah kerusakan kerap terjadi pada PLTMH, seperti terbakarnya panel, kerusakan pada bearing, dan terakhir ada 4 panel PLTMH yang kembali terbakar.

"Kerusakan terakhir ini yang belum bisa diperbaiki. Makanya sudah 1 bulan ini PLTMH tidak bisa berfungsi," jelasnya.

Untuk memperbaiki PLTMH itu kembali, diakuinya memang dibutuhkan bantuan dari Pemkab Berau. Pasalnya, tak sedikit biaya yang harus dikeluarkan untuk kembali memperbaikinya.

"Kita tidak bisa membebankan perbaikan pada warga. Apalagi mayoritas warga di sini hanya petani, tentu tidak akan mampu," bebernya.

Apakah sudah dilaporkan ke Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Berau terkait kerusakan PLTMH? Samijo menjawab, hal itu sudah dilaporkan ke dinas terkait. Hanya, dirinya belum mendapat jawaban terkait kepastian perbaikan tersebut.

"Ya kita tunggu saja bagaimana tanggapan dari pemerintah. Apakah akan diperbaiki lagi, atau hanya dibiarkan rusak," ujarnya.

Ia juga mengatakan, saat Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) kemarin, pihaknya juga mengusulkan jaringan listrik dari PLN yang ada di Kampung Talisayan untuk masuk ke kampungnya. Karena diakuinya, PLTMH tidak akan banyak membantu jika kondisinya terus-terusan mengalami kerusakan.

"Diperbaiki 2 bulan habis itu rusak lagi selama 4 bulan, dan akan seperti itu terus. Makanya kita tidak bisa bergantung sama PLTMH. Kita berharap dari pemerintah ada solusi yang tepat," tutupnya.(hir)