Dalam Skala Kecil, Izin Galian C Dapat Dilakukan Di Kabupaten

 

TALISAYAN – Terkait kekhawatiran sejumlah kepala kampung tentang program kampung yang menggunakan material galian C, ternyata juga sudah diketahui oleh pemerintah Kecamatan Talisayan. Camat Talisayan David Pamudji saat dikonfirmasi beraunews.com mengakui, terkait keluhan sejumlah kepala kampung tentang aktivitas galian C sudah disampaikan oleh sejumlah kepala kampung kepadanya.

"Informasi tersebut sudah kami terima dalam melaksanakan Musrenbang," ungkapnya, Jumat (17/02/2017).

Lebih lanjut ia juga menyampaikan, guna mencari solusi terkait galian C tersebut, pihaknya telah melakukan komunikasi dengan Pemkab melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Berau. Meski diketahui, terkait regulasi kepengurusan izin telah menjadi kewenangan Pemprov Kaltim sesuai dengan Undang-Undang Nomor 23/2014 tentang Pemerintahan Daerah.

"Memang sekarang izinnya kewenangan dari Pemprov. Tapi dari hasil koordinasi dengan DPMPTSP, untuk menyingkat birokrasi pelayanan perizinannya, maka nanti akan dilimpahkan ke kabupaten untuk skala tertentu. Tetapi khusus yang berskala besar, tetap ke provinsi," bebernya.

BACA JUGA : Galian C Ibarat Buah Simalakama, Pemprov Diminta Beri Kewenangan ke Daerah

Saat ditanya, benarkah proses kepengurusan izin tersebut cukup rumit bahkan memakan waktu berbulan-bulan? Ia mengatakan, pada dasarnya kepengurusan izin galian C tidak sesulit yang diperkirakan. Menurutnya, yang menjadikan izin tersebut bisa jadi persyaratan untuk kepengurusan tersebut tidak lengkap.

"Terkait berbelit-belit saya rasa tidak. Perlu kita cek di DPMPTSP Provinsi mekanismenya, apakah sudah ada standar pelayanan yang merupakan kewajiban penyelenggara pelayan sesuai UU 25/2009 tentang Pelayanan Publik? Kadang kala, memang yang bersangkutan persyaratannya belum lengkap, jadi permohonannya tidak dapat diproses," tandasnya.(bnc)

Wartawan: Hendra Irawan/Editor: R. Amelia