Pemprov Kaltim Kucurkan Dana 4 M ke Maratua

 

TANJUNG REDEB – Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Provinsi Kalimantan Timur berencana membangun landmark (penanda atau fitur geografis baik alami ataupun buatan manusia, yang digunakan oleh pengelana dan lainnya untuk menemukan jalan mereka kembali atau untuk navigasi) di Pulau Maratua, sebagai sarana objek wisata buatan tambahan  bagi para wisatawan.

Rencana pembangunan landmark tersebut disampaikan langsung oleh staf khusus DPU Provinsi Kaltim kepada pemerintah Kabupaten Berau yang diwakili oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Berau. Dikatakannya, landmark  dengan tinggi 2 meter itu nantinya akan dibangun di bibir pantai Kampung Bohe Bukut Kecamatan Maratua.

“ Anggaran dari provinsi sudah kita siapkan kurang lebih 4 miliar, dan bulan depan siap lelang. Dengan dana yang cukup besar ini, landmark yang akan dibangun ini bertuliskan nama Pulau Maratua. Kenapa ini dibangun? Karena kita ingin menampilkan identitas nama pulau ini, sekaligus menjadi wisata tambahan bagi wisatawan,” ujar Fery, staf dinas PU wilayah, saat dihubungi beraunews.com melalui telepon genggam, Kamis (16/02/2017).

Menyikapi hal tersebut, Kepala Disbudpar Mappasikra Mappaseleng sendiri menyambut baik rencana pembangunan landmark Pulau Maratua, menurutnya langkah yang dilakukan Pemprov Kaltim sudah tepat disaat kondisi keuangan daerah tengah defisit.

“Ini sangat membantu, Pemkab mengapresiasi sekali ini, di tengah situasi keuangan kita sekarat begini dan juga banyak program dihapuskan. Pemprov mengucurkan dana segar cukup besar untuk membangun landmark sebagai alternatif wisata buatan di Pulau Maratua,” ujarnya.

Ia juga mengaku, selain Maratua, keindahan Pulau Derawan yang telah diabadikan di mata uang pecahan 20 ribu tahun emisi 2016, rupanya membuat pihak Bank Indonesia akan mengunjungi kepulauan Derawan pada 21 Februari mendatang.

“BI mau ke sini. Selain mau lihat langsung Pulau Derawan, mereka juga mau mengucurkan program CSR-nya ke Pulau Derawan. Kita tidak tahu itu akan dibuat apa, tapi  informasinya juga akan dimanfaatkan pembangunan landmark seperti di Pulau Maratua. Kita harap bantuan dari pihak ketiga seperti ini terus berjalan agar pengembangan wisata Berau semakin baik lagi,” tandasnya.(bnc)

Wartawan: M.S. Zuhrie/Editor: R. Amelia