Pemasangan Mini Tower Tunggu Revisi MoU Teknisnya

 

TANJUNG REDEB – Setelah penandatanganan MoU antara Mitratel dan Pemkab Berau, Rabu (01/02/2017) lalu di Jakarta, pertanyaan yang selanjutnya terlontar adalah, kapan mini tower ini akan dibangun?

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Berau Susila Harjaka mengatakan, untuk perjanjian kerjasamanya memang sudah disepakati, tetapi untuk kapan pastinya pembangunan mini tower ini dimulai, belum bisa dipastikan.

“Karena masih ada beberapa isi dari MoU yang perlu direvisi. Khususnya adalah pada bagian pelaksanaan teknisnya. Jadi, kalau revisi ini sudah selesai dan disetujui kedua belah pihak, barulah akan dimulai pembangunannya,” terangnya kepada beraunews.com, saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (14/02/2017).

BACA JUGA : Mini Tower Akan Jadikan Berau sebagai Smart City

Dijelaskannya, dalam isi MoU yang dibuat oleh pihak Mitratel Jakarta memang tidak menjelaskan berapa besaran sewa lahan yang digunakan untuk pendirian tower. Sedangkan untuk MoU dari Pemkab Berau sudah ada besaran biaya sewa lahannya, yakni Rp2,5 juta per tahun.

“Masing-masing pihak membuat MoU, baik Pemkab Berau maupun Mitratel Jakarta. Tapi karena tidak ada kesepakatan dalam hal jumlah besaran biaya sewa, dimana pihak Mitratel menganggap besaran biaya sewanya terlalu kecil dan bisa merugikan Pemkab Berau, maka ini yang perlu kita revisi, kita sesuaikan dengan Perda yang berlaku juga di Kabupaten Berau,” lanjutnya.

Dari semua kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Timur, baru 2 kabupaten yang sudah melakukan kerjasama dengan Telkom (induk Mitratel-red), yakni Kabupaten Berau dan Kutai Timur (Kutim). Namun, karena Kutim juga belum memiliki perda untuk sewa lahan, maka Berau juga harus menunggu penyesuaian ini. Sedangkan untuk proses teknisnya, Mitratel akan menggandeng Diskominfo Berau dan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Berau.

“Untuk teknisnya nanti dari Diskominfo membantu pengurusan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dan surat-surat lainnya dengan meneruskannya ke SKPD terkait, dan untuk pemasangan towernya akan bekerjasama dengan KNPI Berau dalam hal pekerjanya. Jadi, perangkat towernya dari pihak Mitratel, kita hanya tinggal memasangnya saja di titik-titik yang sudah ditentukan nantinya,” tutupnya.(bnc)