Bandara Maratua Sudah Bisa Didarati Pesawat Berpenumpang 68 Orang

 

TANJUNG REDEB – Sabtu (11/02/2017) sekitar jam 12.00 Wita, rombongan Ketua DPD I Partai Golkar Kaltim Rita Widyasari mendarat di Pulau Maratua, setelah sebelumnya, Jumat (10/02/2017) menghadiri pelantikan pengurus DPD II Partai Golkar Berau dan Ikatan Istri Partai Golkar (IIPG).

Perjalanan ke Pulau Maratua ini dilakukan Rita dan rombongan menggunakan pesawat Lion Air tipe ATR 72-500/600. Ini merupakan pendaratan perdana pesawat dengan kapasitas penumpang 68 orang, dimana selama ini bandara Maratua ini hanya didarati pesawat kecil saja. Penggunaan pesawat jenis tipe ATR ini bukan lantaran Rita yang menaiki, melainkan karena ada tujuan khusus dibalik itu.

“Ibu Rita bersama Ketua Harian Golkar Kaltim Makmur HAPK (mantan bupati Berau 2 periode) beserta pengurus memohon kepada Wings Air untuk bantuan penyewaan pesawat udara ke Pulau Maratua. Tujuannya, agar Maratua dapat menjadi jalur penerbangan pesawat dengan jumlah penumpang yang cukup banyak, sehingga membuka jalur transportasi secara maksimal, agar wisatawan domestik dan mancanegara dapat dengan mudah menuju Pulau Maratua,” terang M. Husni Fahruddin, Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Rapat Kerja Daerah (Rakerda) dan Rapat Pimpinan Daerah Khusus (Rapimdasus) kepada beraunews.com, Minggu (12/02/2017).

 

Tujuan ini dikatakan Husni, dibeberkan oleh Rita didampingi Makmur HAPK, ketika ramah tamah pada malam harinya, dan mendapat respon ucapan terima kasih yang luar biasa dari masyarakat.

Pulau Maratua menjadi destinasi rombongan karena daya tariknya yang luar biasa. Ribuan terumbu karang yang berair sangat jernih, dihuni biota laut yg sangat beraneka ragam serta kekayaan alam lainnya. Apalagi di dekat Pulau Maratua ada Pulau Kakaban yang sangat eksotis karena hanya ada 2 di dunia ini yang dihuni oleh jutaan ubur-ubur tidak menyengat, sehingga dapat didekati oleh manusia serta banyak keajaiban alam lainnya.(bnc)