Banyak Kampung Ingin Bangun Dermaga Gunakan ADK, Ini Kata Dishub Berau

 

TANJUNG REDEB – Pembangunan dermaga dalam skala kecil di wilayah Kabupaten Berau merupakan wewenang dan tugas dari Dinas Perhubungan (Dishub) Berau. Namun, tidak menutup kemungkinan untuk masyarakat yang ingin membangun dermaga sendiri tanpa harus menunggu pihak Dishub Berau.

Hal tersebut dibenarkan oleh Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Berau, Abdurrahman Ullang. Ia mengatakan, masyarakat boleh membangun dermaga Kampung atau Kecamatan mereka masing-masing, sekalipun menggunakan Anggaran Dana Kampung (ADK).

BACA JUGA : Anggarkan 500 Juta Untuk Cegah Abrasi

“Dermaga-dermaga yang skala kecil ya tapinya, itu Dinas Perhubungan yang buat. Saat ini sudah 40 dermaga di Kabupaten Berau yang kami buat, namun ketika ada masyarakat yang ingin membangun dermaga di wilayah mereka menggunakan ADK, boleh saja,” ungkapnya kepada beraunews.com, Kamis (09/02/2017).

Sementara itu, ia menambahkan, adapun jika masyarakat ingin membangun dermaga tersebut, harus ada rekomendasi dari pihak Dishub Berau. Pasalnya, dermaga yang dibangun harus sesuai dengan Unit Pengelolaan Lingkungan Hidup-Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UKL-UPL).

BACA JUGA : Jalan, Listrik dan Air Jadi Pembahasan Musrenbang Kampung Buyung-Buyung

“Terkait perizinan, setidaknya pihak kampung atau kecamatan lapor terlebih dahulu kepada Dishub Berau, setelah itu kami akan melihat dan meninjau lokasi dermaga yang akan dibangun, dan selanjutnya mendapatkan rekomendasi dari kami. Hal ini dilakukan agar masyarakat ketika membangun dermaga tersebut tidak mengganggu arus lalu lintas dan tidak terlalu masuk ke pertengahan laut atau sungai,” tutupnya.(bnc)

Citizen Jurnalis: Catur Indra LP/Editor: R. Amelia