Bangunan Kantor Disdukcapil Tak Standar?

 

TANJUNG REDEB – Melihat kondisi bangunan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Berau, jelas tidak memenuhi standar pelayanan seperti yang seharusnya. Namun. Kondisi itu tidak mengurangi pelayanan publik di kantor tersebut.

Kepala Disdukcapil Berau, Fredy Suryadie mengatakan, terkait bangunan sendiri, pihaknya sudah pernah mengusulkan untuk pembangunan gedung Disdukcapil pada tahun 2013 lalu. Namun, hingga kini pihaknya masih menunggu apakah direalisasikan atau tidak.

Dikatakannya, selain tak ada ruang tunggu yang layak bagi masyarakat, beberapa ruangan untuk kepala bidang maupun kepala seksi juga kurang. Apalagi pasca mutasi beberapa waktu lalu, pihaknya mendapat tambahan 3 pegawai lagi.

 

"Kalau ruang tunggu, yang depan itu kami maksimalkan saja dengan menambah atap agar mereka tidak kepanasan dan kehujanan. Kalau masalah tambahan untuk staf itu kami sudah bersihkan satu gudang yang masih bisa dimanfaatkan," tuturnya kepada beraunews.com, Jumat (27/01/2017).

Hampir setiap tahun ada penilaian dari provinsi terkait pelayanan publik. Terakhir, Disdukcapil Berau sempat menyabet juara tiga pada tahun 2013 lalu. Namun, setelah itu tidak pernah ada lagi.

"Kalau dari sistem pelayanan dan program, sebenarnya kami cukup diakui dan dianggap baik. Hanya saja, ada penilaian terkait fisik juga. Tapi itu bukan yang utama, intinya bagaimana kami tetap bisa memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat," bebernya.

 


Untuk standar bangunan, seharusnya Disdukcapil memiliki ruang sendiri, khusus anak bermain, maupun ibu menyusui. Hal itu pun yang pernah disampaikan terkait standar bangunan yang ada.

"Kan seharusnya itu ada ruang bermain anak, ruang ibu menyusui dan WC anak. Tapi hal itu bertahap, yang jelas saat ini bagaimana caranya dengan apa yang ada saat ini kami tetap bisa memaksimalkan pelayanan kami kepada masyarakat," pungkasnya.(bnc)

Wartawan: Dedy Warseto/Editor: R. Amelia