Disperindagkop Akan Bangun Pasar Senja

 

TANJUNG REDEB – Keinginan masyarakat Trans Bangun untuk memiliki fasilitas lebih baik dalam kehadiran pasar senja, mendapat respon positif dari Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop).

Ditemui beraunews.com di ruang kerjanya, Kamis (19/01/2017) siang, Kepala Disperindagkop M. Syarkawi HAB mengatakan, jika pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah khususnya Bupati Berau, dalam penyediaan lokasi pasar senja yang baru. Bahkan, sebagai bentuk keseriusan itu, Disperindagkop telah menyediakan lahan seluas kurang lebih 1 hektar yang akan dibangun fisik untuk pasar senja. Dengan anggaran sebesar Rp2,1 miliar.

"Keberadaan pasar senja ini kan sudah sejak setahun lalu, dan kami melihat animo masyarakat juga cukup tinggi untuk berbelanja di sana, sehingga kami komitmen untuk menyediakan layanan lebih baik," ungkapnya.

Rencananya, pembangunan pasar itu akan dilakukan tahun 2017, dan nantinya jika pembangunan fisik telah rampung, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan para pedagang dan pihak kecamatan terkait pengelolaan bangunan.

Menurutnya, tanggungjawab pembangunan tentunya harus ada perawatan berkala, sehingga bangunan fisik yang telah disiapkan pemerintah tidak mudah rusak dan dapat bertahan lama.

"Dengan hadirnya pasar senja ini tentunya akan membuat penyebaran peta ekonomi warga semakin merata, tidak terfokus di Pasar Sanggam Adji Dilayas semata. Soal pengelolaan, bisa kita serahkan ke kecamatan atau kita siapkan UPTD," ujarnya.

Saat disinggung apakah dengan hadirnya pasar senja tidak akan berdampak terhadap pengunjung Pasar Sanggam Adji Dilayas? Syarkawi menyakini, jika hal ini tidak akan berdampak apapun.

"Di Bangun itu pasar senja, bukanya hanya sore saja. Sementara di Pasar Sanggam buka pagi sampai sore. Tidak akan berpengaruh karena mereka sudah punya pelanggan masing-masing," imbuhnya.

Selain itu, bukan hanya melakukan peningkatan terhadap pasar senja di Trans Bangun semata, namun Disperindagkop juga telah melakukan pembangunan pasar rakyat di sejumlah kecamatan. Pembangunan ini bertujuan memudahkan masyarakat setempat melakukan aktivitas jual beli hasil bumi mereka. Saat ini, pasar rakyat yang telah rampung dibangun berada di Kecamatan Talisayan dan Kecamatan Segah.

"Kita akan lihat animo masyarakat, apakah setiap kecamatan cukup tinggi untuk berjualan? Kalau tinggi, tidak menutup kemungkinan akan kita bangunkan juga pasar rakyat di kecamatan lainnya," tutupnya.(bnc)

Wartawan: M.S. Zuhrie/Editor: R. Amelia