Pembangunan Dermaga Teluk Sulaiman Belum Prioritas

 

TANJUNG REDEB – Pembangunan dermaga atau pelabuhan barang dan niaga baru di Kampung Teluk Sulaiman, Kecamatan Biduk-Biduk di tahun 2017 oleh Pemkab Berau seolah masih sebatas wacana. Sejak direncanakan 2015 lalu, peremajaan dermaga yang telah berusia lebih dari 20 tahun itu belum terlihat bakal terealisasi tahun ini.

Terkait dengan rencana pembangunan pelabuhan itu, Pemkab Berau melalui Dinas Perhubungan (Dishub) akhirnya memastikan kejelasan realisasi proyek tersebut, dan tidak akan terjawab tahun ini. Meskipun, untuk studi kelayakan proyek atau Feasibility Study (FS) dan proyek perencanaan fisik atau Detail Engineering Design (DED), telah selesai dikerjakan 2016 lalu.

BACA JUGA : Tahun Depan Dermaga Teluk Sulaiman Dibangun

Kepala Dishub Berau, Abdurrahman, sadar diri terkait realisasi pembangunan pelabuhan di wilayah pesisir Selatan Berau, yang belum masuk skala prioritas pemerintah daerah saat ini.

“2016 kemarin, kami juga ajukan untuk pembangunan fisik di 2017 ini, multiyears. Tapi, mengingat kondisi anggaran kita tidak memungkinkan, makanya dipending Bupati dengan tim TAPD,” ungkapnya saat dihubungi beraunews.com, Minggu (15/01/2017).

Anggaran proyek pembangunan fisik pelabuhan Teluk Sulaiman yang diajukan Dishub Berau kepada Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Berau, jelas Abdurrahman, sebesar Rp67 miliar, yang bersumber murni dari APBD Berau. Dengan sistem kontrak tahun jamak (multiyears).

BACA JUGA : Wabup Dukung Pembangunan Dermaga Baru Teluk Sulaiman

Abdurrahman mengatakan, pembangunan pelabuhan ini akan sangat vital dampaknya bagi masyarakat Berau, khususnya yang berada di wilayah pesisir Selatan Berau. Pasalnya, selain dapat meningkatkan perekonomian daerah, juga memudahkan akses pengiriman barang dari berbagai daerah, khususnya Pulau Sulawesi.

Selain itu, pembangunan itu akan sejalan dengan adanya rencana pembangunan pabrik semen di wilayah Kecamatan Biduk-Biduk, sehingga sedikit banyak akan memberikan kontribusi yang cukup besar untuk dimanfaatkan.

“Kita peruntukkan bangunan itu, disamping pelabuhan bongkar muat barang, juga untuk melayani wisata, karena kita akan mengembangkan Pulau Kaniungan dan pulau-pulau disekitarnya itu untuk wisata,” katanya.

BACA JUGA : Selangkah Lagi Pembangunan Dermaga Teluk Sulaiman Terwujud

Namun demikian, Abdurrahman meyakini, realisasi pembangunan pelabuhan tersebut juga akan kembali diusahakan Pemkab Berau pada APBD Perubahan tahun anggaran 2017, atau pada anggaran murni tahun 2018 mendatang.

“Tapi, kami berupaya juga ke Kementerian Perhubungan. Jadi, akan melalui dana APBN, mudah-mudahan ada tanggapan dari sana. Tapi, sampai hari ini belum ada jawaban,” pungkasnya.(bnc)

Wartawan: Andi Sawega/Editor: R. Amelia