Rencana Umum Pengadaan Segera Diumumkan

 

TANJUNG REDEB – Dalam rapat terbatas, Kamis (29/12/2016) lalu di Kantor Kepresiden, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), meminta jajarannya untuk dapat membenahi sejumlah peraturan atau regulasi, terkait pengadaan barang dan jasa. Diharapkan, nantinya praktik pengadaan barang dan jasa pemerintah dari tingkat pusat hingga daerah dapat memanfaatkan teknologi informasi, sehingga prosesnya lebih mudah, cepat dan transparan.

Menanggapi hal itu, Kepala Bagian Layanan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LPBJP) Setkab Berau, Andi Marewangeng mengungkapkan, pembenahan itu juga telah sesuai dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1/2015 tentang Percepatan Pelaksanaan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah yang diterbitkan Presiden RI Jokowi pada 14 Januari 2014 lalu. Selain ditujukan kepada pejabat teras pemerintah pusat, instruksi itu juga ditujukan kepada para Gubernur dan Bupati/Walikota, termasuk Bupati Kabupaten Berau.

Dimana, jelas Andi, instruksi Presiden Jokowi itu, Pertama, untuk bersinergi secara aktif dengan DPRD guna mempercepat penetapan APBD, sesuai rentang waktu yang telah ditetapkan dalam peraturan perundang-undangan, dan mengevaluasi semua peraturan di daerah masing-masing yang menghambat percepatan pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, termasuk tidak mengatur tambahan persyaratan selain yang diatur dalam peraturan perundang-undangan.

Selanjutnya, menyelesaikan Rencana Umum Pengadaan (RUP) Barang/Jasa Pemerintah tahun anggaran berikutnya berjalan secara transparan, cermat, dan akuntabel. Kemudian, harus menyelesaikan prosesnya paling lambat akhir bulan Maret Tahun Anggaran berjalan, khususnya untuk pengadaan jasa konstruksi yang penyelesaiannya dapat dilakukan dalam waktu 1 tahun.

“Itu poinnya disitu. Jadi, kita telah melakukan rapat percepatan, yang sudah dimulai dari kemarin dan tadi (Senin, 09/01/2017-red) sudah ada berita acaranya. Besok di follow up lagi, kita panggil seluruh SKPD guna membahas masalah percepatan deadline pemasukan rencana umum pengadaan atau RUP-nya,” ungkapnya saat ditemui beraunews.com, Selasa (10/01/2017) kemarin.

Sesuai hasil kesimpulan rapat LPBJP sendiri, diprediksi Andi, seluruh SKPD di lingkup Pemkab Berau akan mengumumkan RUP selambat-lambatnya pada tanggal 23 Januari 2017 nanti. Sehingga, usulan paket-paket pengadaan barang dan jasa yang akan dilelang dapat disampaikan kepada pihaknya, sejak RUP diumumkan dan selambat-lambatnya pada tanggal 30 Januari 2017 mendatang.

“Artinya, kita sudah mendahului 1 bulan sebelum deadline berakhir. Asal dia (paket lelang) normal, baik dari perencanaan, DED (Detail Engineering Design) dan spesifikasi teknisnya sudah ada, kita optimis Insya Allah berjalan sesuai dengan yang diinginkan bapak Presiden,” ujarnya.

Terkait perlunya komitmen bersama seluruh SKPD dalam hal ini, diakui Andi memang harus menjadi komitmen semua pihak. Untuk itu, dirinya juga akan mensosialisasikan hasil rapat tersebut kepada seluruh SKPD di lingkup Pemkab Berau.

Terkait hal di luar non teknis, lanjut Andi, akan terlebih dulu dibicarakan bersama-sama. Misalnya, terkait pengadaan barang dan jasa yang paket perencanaan dan fisiknya berjalan di tahun yang sama. Begitu juga paket pengadaan barang dan jasa pemerintah yang telah memenuhi persyaratan, namun Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) tidak melakukan pengumuman paket tersebut.

“Kami akan berkonsilidasi melakukan permohonan, paling tidak peringatan-peringatan sesuai dengan ketentuan yang berlaku supaya semua taat aturan dan disiplin,” lanjutnya.

Jika semua ini berjalan normal sesuai dengan aturan yang akan disepakati oleh semua pihak, yakin Andi, semua proses akan berjalan dengan penyerapan anggaran yang baik pula. Kesepakatan yang ada juga harus ditaati oleh seluruh pihak, tidak bisa tidak. Sebab, itu akan berdampak pada serapan anggaran sehingga Pemkab terkadang memiliki Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) yang cukup besar.

“Kita sudah tahu permasalahan itu, dan sekarang sudah ada aturan ini untuk diikuti. Insya Allah semua bisa berjalan dengan baik kalau memang komitmen ini kita jalani,” pungkasnya.(bnc)

Wartawan: Andi Sawega/Editor: R. Amelia