Belum Sebulan, Proyek Pengaspalan Jalan Biatan Lempake Disorot Masyarakat

 

BIATAN – Proyek pengaspalan jalan di Kampung Biatan Lempake Kecamatan Biatan mendapat sorotan dari berbagai pihak di kampung tersebut. Pasalnya, belum seumur jagung, jalan tersebut sudah dihiasi dengan tambal sulam.

Disampaikan Ketua RT 08 Dahlianto, sebenarnya pihaknya merasa senang dengan adanya proyek pengaspalan tersebut. Hanya, dirinya merasa heran jalan yang baru diaspal sudah banyak mengalami kerusakan.

"Sepertinya proyeknya selesai belum ada sebulan. Tapi kenapa sudah banyak yang rusak jalannya," ungkapnya pada beraunews.com, Selasa (10/01/2017).

Lebih lanjut dikatakannya, meskipun kerusakan jalan tersebut sebagian besar sudah dilakukan tambal sulam oleh pihak kontraktor, namun upaya tersebut juga belum maksimal.

"Sekitar dua minggu lalu sepertinya dilakukan tambal sulam. Tapi kelihatannya itu mulai rusak lagi," bebernya.

 

Sementara itu kepala Kampung Biatan Lempake Andi Mulyadi, juga mengungkapkan hal senada. Meskipun proyek tersebut baru selesai dikerjakan, namun hasilnya cukup mengecewakan masyarakat. Meskipun diakuinya, akses jalan tersebut juga kerap dilalui banyak kendaraan, termasuk truk pengangkut sawit.

Tetapi, kata dia, bukan berarti hal tersebut menjadi penyebabnya. Apalagi menurutnya, pondasi jalan tersebut juga cukup keras, karena pernah digunakan oleh PT Dompu untuk jalanan logging. Berbeda jika jalan tersebut pondasinya berupa tanah liat atau tanah rawa.

"Kalau itu dulunya tanah liat atau tanah hitam kemudian dibuat jalanan, boleh jadi cepat rusak. Tapi inikan bekas jalanan logging. Kalau tadi aspalnya retak bisa saja pondasinya yang kurang baik. Tapi ini aspalnya terhambur. Bandingkan dengan jalan di depan kantor kampung ini, padahal satu jalur, tapi jalannya tidak rusak dan mengelupas," bebernya.

Ia khawatir kerusakan tersebut akan meluas, dan semakin banyak lagi yang rusak jika tidak segera ditangani dengan baik.(bnc)

Wartawan: Hendra Irawan/Editor: R. Amelia