Tahun Ini, Telkomsel Rencanakan Bangun Tower BTS Labuan Cermin

 

TANJUNG REDEB – Untuk sebagian besar masyarakat yang bermukim di kawasan perkotaan, keberadaan infrastruktur jaringan telekomunikasi bisa dikatakan telah dapat dinikmati dan dirasakan. Namun, bagi masyarakat yang bermukim di daerah pedesaan atau kampung, keberadaan jaringan telekomunikasi yang memadai masih menjadi impian.

Alih-alih tidak ingin ketinggalan kemajuan teknologi di era modern saat ini, itulah yang jadi sorotan sebagian masyarakat yang berada di wilayah Pesisir Selatan Berau. Pasalnya, masih banyak kampung di daerah itu yang belum dapat menikmati maupun memanfaatkan jaringan telekomunikasi.

Seperti halnya Kampung Biduk-Biduk, Teluk Sulaiman dan Teluk Sumbang di Kecamatan Biduk-Biduk. Selain masyarakat, wisatawan pun kerap mengeluhkan sulitnya berkomunikasi karena permasalahan jaringan (blank spot). Meskipun ketiga kampung tersebut memiliki potensi wisata dengan daya tarik yang cukup mengagumkan, namun hal tersebut masih tetap dikeluhkan lantaran belum adanya akses jaringan yang memadai.

Menanggapi hal itu, Staf Radio, Transport and Power Operation (RTPO) Simpatindo Multimedia Berau, Radite Bayu Prakoso mengungkapkan, untuk wilayah Pesisir Selatan Berau, pihak Telkomsel telah membangun 12 unit tower BTS (Base Transceiver Station), guna kelancaran komunikasi nirkabel. Dengan rincian, 2 tower di Kecamatan Tabalar, 1 tower di Kecamatan Biatan Lempake, dan 3 tower di Kecamatan Talisayan, Batu Putih dan Kecamatan Biduk-Biduk.

Penambahan tower BTS, lanjut Radite, sangat masih memungkinkan. Tetapi, penambahan juga harus didukung ketersediaan infrastruktur listrik dan jaringan listrik yang support selama 24 jam. Sebab, jika berbicara anggaran, penambahan tower yang menggunakan mesin pembangkit listrik sendiri itu sangat mahal, ketimbang melakukan penambahan tower di kawasan perkotaan, yang telah tersedia listrik selama 24 jam.

“Kalau (cakupan) pengguna, kita radius. Untuk jaringan 2G (GPRS atau EDGE-red) bisa 2-3 kilometer, dan untuk jaringan 3G itu bisa 1-1,5 kilometer,” ungkapnya, saat ditemui beraunews.com di ruang kerjanya, Minggu (08/01/2017).

BACA JUGA : Objek Wisata Minim Tower Komunikasi

Dikatakannya, untuk kawasan wisata Kecamatan Biduk-Biduk, 3 tower BTS itu tersebar di Kampung Biduk-Biduk, tower Site Pantai Harapan di Kampung Pantai Harapan, dan tower Repeater Klandakan di Kampung Tanjung Perepat. Secara umum keberadaan tower disana, telah memiliki cakupan yang luas untuk mensupport kebutuhan telekomunikasi masyarakat disekitarnya. Baik yang berada di kawasan pemukiman maupun objek wisata.

Misalnya, contoh Radite, untuk tower BTS Biduk-Biduk seharusnya mampu mensupport telekomunikasi masyarakat di Kampung Teluk Sulaiman juga. Namun, akibat kondisi geografis kampung-kampung di Kecamatan Biduk-Biduk, terkadang menghalangi jaringan telekomunikasi yang dikirimkan melalui tower BTS tersebut.

“Tahun ini sudah ada rencana penambahan BTS dan segera direalisasi di Labuan Cermin. Sementara, di Teluk Sulaiman juga sudah masuk planning (rencana) karena disana ada potensi wisata juga,” jelasnya.

Dikesempatan yang sama, Manager Telkomsel Distribution Center (TDC) Simpatindo Multimedia Berau, Yusran Andi Padang menambahkan, pihak Telkomsel akan terus melakukan inovasi dan pengembangan jaringan telekomunikasi di Kabupaten Berau, khususnya di tempat pariwisata. Hal ini sebagai wujud dukungan Telkomsel guna pengembangan sektor pariwisata di Kabupaten Berau.

“Kita berterimakasih, khususnya kepada pelanggan setia Telkomsel yang ada di Kabupaten Berau, serta wisatawan, baik dari lokal maupun mancanegara yang datang ke tempat pariwisata, karena komunikasi sudah bisa jalan dengan baik,” tambahnya.

Selama ini, lanjut Yusran, pihak Telkomsel juga telah memberikan pelayanan jaringan telekomunikasi yang optimal. Jika selama ini objek wisata itu baru didukung jaringan skala 2G, kini telah didukung jaringan 3G, dan bahkan ada yang telah mencapai 4G alias Long Term Evolution (LTE). Seperti, di daerah Kampung Tanjung Batu, Kecamatan Pulau Derawan.(bnc)

Wartawan: Andi Sawega/Editor: R. Amelia