Jalan Berlubang, Tancap Kayu untuk Peringatkan Pengendara

 

TANJUNG REDEB - Sejumlah pengendara yang melintas di kawasan Jalan Ahmad Yani mengeluhkan kondisi badan jalan yang mulai mengalami keretakan. Bahkan sejumlah titik jalan telah berlubang hingga kedalaman 20 centimeter.

Abdul misalnya, salah seorang supir angkutan antar kecamatan yang biasa mencari penumpang di lokasi tersebut mengaku, jika keretakan ini telah terjadi sejak lama.

“Sekitar 3 tahunan, bukan cuma sekarang saja, kalau diikuti sepanjang Jalan Ahmad Yani itu kelihatan jelas kok retakannya panjang sekali. Ini memang sempat ditutupi aspal sama DPU (Dinas Pekerjaan Umum), tapi tetap saja kelihatan retakannya,” ungkapnya saat ditemui beraunews.com, Rabu (04/01/2017).

Hal senada juga dikatakan Saparudin, salah seorang pedagang makanan yang ada di lokasi tersebut. Keretakan sepanjang 500 meter, dengan diameter kurang lebih 10 centimeter itu sudah membuat para pedagang resah. Untuk menghindari terjadinya kecelakaan dan memberikan peringatan untuk pengguna jalan, ia terpaksa harus memasang kayu di lubang jalan tersebut.

Tak hanya mengancam keselamatan, warga juga khawatir nantinya nasib Jalan Ahmad Yani ini akan serupa dengan Jalan Bujangga. Jika terjadi, otomatis ratusan pedagang di sepanjang jalan tersebut akan kehilangan mata pencaharian.

“Kalau seperti Jalan Bujangga, longsornya kan tidak terduga, bisa datang kapan saja. Nah, kalau benar-benar terjadi bisa dibayangkan berapa orang akan kehilangan penghasilan. Bukan hanya PKL (Pedagang Kaki Lima), toko-toko disini pasti akan mati juga pendapatannya,” imbuhnya.

“Semoga lewat media ini, keluhan kami dengan kondisi jalan ini dapat segera ditindaklanjuti,” tandasnya.(bnc)

Wartawan: M.S. Zuhrie/Editor: R. Amelia