Serius Garap KEK, PLN Diminta Bangun PLTD di Maratua

 

TANJUNG REDEB – Keseriusan Pemkab menjadikan Berau agar masuk dalam Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata, ditunjukkan salah satunya dengan membenahi segala fasilitas yang ada disejumlah objek wisata yang ada, seperti menggenjot ketesediaan listrik di Pulau Maratua.

Ditemui di Kantor Bupati, Kepala Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Berau, Mappasikra Mappaseleng mengakui jika pemerintah daerah tengah mengupayakan pemenuhan listrik di pulau terluar tersebut.

"Kita lagi genjot ketersediaan listrik disana, walaupun sekarang ini sudah ada solar cell yang dipakai warga, tapi Pemkab ingin disana juga dapat menikmati listrik 24 jam, sehingga dalam hal ini PLN didorong segera mambangun jaringan," ungkapnya kepada awak media, Kamis (22/12/2016).

BACA JUGA : Bupati Teken MoU Konsorsium KEK Pariwisata Maratua

Diakuinya juga, saat ini PLN telah menyetujui rencana tersebut, bahkan di tahun 2017 mendatang PLN telah mulai melakukan pemasangan jaringan di 4 kampung yang ada di Pulau Maratua. Ditargetkan, sebelum akhir 2017, Pulau Maratua telah teraliri listrik 24 jam.

"PLN sudah siap, mereka berencana menyediakan PLTD dengan kapasitas 4-5 MW untuk mengcover empat kampung. Kalau mesin sebentar saja mungkin tuntas, yang lama hanya pemasangan jaringan," jalasnya lagi.

Dengan rencana pemenuhan kebutuhan listrik itu, diharapkan keinginan pemerintah daerah menjadikan Kepulauan Maratua masuk dalam KEK Pariwisata dapat berjalan dengan baik. Apalagi langkah awal tanda tangan MoU dengan Kementerian telah dilakukan.

"Kita ingin semua cepat selesai dan Berau bisa masuk KEK, sehingga pengembangan wisata di Berau kedepanya dapat maksimal hingga ekonomi warga terus meningkat," tandasnya.(M.S. Zuhrie)