Soal Jembatan Belum Kelar, Ini Jawaban DPU Berau

 

TANJUNG REDEB – Belum selesainya jembatan yang menghubungkan RT 01 menuju RT 02 Kampung Tabalar Muara, Kecamatan Tabalar ditanggapi Budi dari PT Perdasa yang merupakan kontraktor pembangunan jembatan tersebut. Ia mengatakan, pihaknya telah bekerja sesuai kontrak yang ada.

“Kita bekerja sudah seratus persen, karena kita bekerja sesuai kontrak. Memang secara umum belum selesai karena dananya memang sampai disana, karena dana DAK (Dana Alokasi Khusus) tidak cukup, sisa terakhirnya itu (pengecoran lantai-red) yang tidak tekerja. Alangkah baiknya kalau konfirmasi ke PU Berau mas,” katanya kepada beraunews.com, Selasa (13/12/2016).

BACA JUGA : Kepala Kampung Pertanyakan Proyek Jembatan Belum Kelar

Sementara itu, dihubungi terpisah Kepala Dinas Pekerjaan Umum Berau, Taupan Madjid melalui UPTD Wilayah pesisir Charles, membenarkan jika jembatan tersebut memang pekerjaannya belum bisa diselesaikan secara menyeluruh.

Ia menjelaskan, sebenarnya untuk pekerjaannya sudah selesai. Namun, karena ada defisit anggaran beberapa waktu lalu, ternyata juga berdampak pada pemotongan dana DAK yang notabene bersumber dari APBN yang digunakan untuk pembangunan jembatan tersebut.

Untuk anggaran proyek jembatan sendiri dikatakannya bernilai sekitar Rp15 miliar, namun dengan adanya defisit tersebut, maka anggaran yang dikucurkan hanya bernilai Rp13 miliar.

“Kurangnya ya masih sekitar Rp3 miliar lagi. Padahal hanya tinggal pengecoran dan dinding penahan. Jika tidak ada pemotongan anggaran, maka pengerjaan proyek itu dapat diselesaikan tepat waktu,” ungkapnya kepada beraunews.com melalui sambungan seluler.

 

Kendati demikian, pihaknya tetap akan mengupayakan kelanjutan pengerajaan proyek jembatan tersebut dengan mengupayakannya ke pemerintah provinsi. Disamping itu, dirinya juga meminta kepada masyarakat Tabalar Muara untuk dapat bersabar.

“Ini sedang kita upayakan melobi ke Pemprov Kaltim. Kita berharap ada anggaran yang bisa kita gunakan untuk kelanjutan pembangunan jembatan itu. Semoga saja bisa gol, kalau gol kemungkinan pertengahan tahun bisa kita lanjutkan lagi. Kalau tidak bisa, ya kita akan upayakan di ABT 2017 mendatang,” tuturnya.(Hendra Irawan)