Bertahun-tahun, Jalur Longsor dan Lubang Hiasi Jalan Poros Gunung Tabur-Tanjung Batu

 

GUNUNG TABUR – Bertahun-tahun kondisi badan jalan yang longsor di sisi kiri-kanan Jalan Poros Gunung Tabur menuju Tanjung Batu hingga kini belum ada perhatian lebih dari pihak terkait. Kondisi tersebut pun membuat pengguna jalan resah akibat rawan kecelakaan lalu lintas.

Pengguna jalan, Ismail Hadi mengatakan, jika kondisi tersebut hingga saat ini tak ada perhatian dan tampak semakin hari semakin parah. Bukan hanya sisi jalan yang longsor, namun badan jalan di area jalan longsor pun mulai berlubang.

"Hampir setiap hari saya melintasi jalan dari Kampung Merancang menuju Gunung Tabur. Badan jalan setiap tahun semakin parah, bukannya membaik," ungkapnya kepada beraunews.com, Jumat (9/12/2016).

Dikatakannya, dari Merancang menuju Gunung Tabur terdapat sekitar 5 titik rawan longsor, baik di sisi kiri maupun kanan jalan. Kondisi seperti itu juga semakin diperparah dengan banyaknya lubang yang menghiasi badan jalan.

"Kalau hujan yang dikhawatirkan, bukan cuma longsornya, tapi jalan yang berlubang otomatis tergenang air, dan kita tidak tahu seberapa kedalaman lubang tersebut," bebernya.

Selain itu, beberapa titik longsor juga sudah memakan setengah badan jalan. Dengan demikian pengguna jalan hanya menggunakan 1 jalur untuk melintas dan dikhawatirkan jika pengguna jalan sama-sama tidak mau mengalah, maka akan rawan kecelakaan yang berujung bisa masuk ke jurang.

"Kadang kalau kita berpapasan dengan mobil perusahaan itu yang sulit, banyak yang tak mau mengalah. Apa lagi kalau mereka sudah mengejar jam kerjanya," tambahnya.

Ia berharap kondisi ini bisa segera berlalu dengan adanya perhatian dari pihak terkait. Setidaknya ada tambal sulam di beberapa jalan yang sudah mulai berlubang.

"Setidaknya jalan yang berlubang-lubang itu di tambal lagi. Jadi pengguna jalan tidak sulit melintas," pungkasnya.(Dedy Warseto)