Jembatan Tasuk-Birang Rampung, Giliran PJU yang Diperlukan

 

TANJUNG REDEB – Kepala Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Berau, Mappasikra Mappaseleng mengaku, persoalan masyarakat Kampung Tasuk, Kecamatan Gunung Tabur saat ini telah terselesaikan pasca jembatan penghubung Kampung Tasuk dan Kampung Birang sudah dapat dilalui, sehingga memangkas jarak sejauh 12 kilometer. Namun terdapat sejumlah permasalahan lain yang saat ini memang perlu segera direalisasikan menyusul sudah sangat mendesak.

Dalam kunjunganya ke Kampung Tasuk beberapa waktu lalu, Mappasikra mengaku ruas jalan yang dilalui masyarakat mash sangat minim lampu Penerangan Jalan Umum (PJU). Akibatnya, akses jalan dari Kampung Tasuk menuju perkotaan jika malam hari sangat rawan gangguan keamanan dan kecelakaan.

“Ini jalan masih jalan tanah, becek lagi kalau musim hujan. Ditambah kanan kiri hutan rimbun, kalau malam ini sangat gelap, jadi sangat perlu PJU. Kita tinjau ini guna menghitung berapa kebutuhan PJU-nya. Ternyata cukup banyak bisa sampai 100 unit,” jelasnya.

BACA JUGA : Jembatan Tasuk-Birang Sudah Dibuka Untuk Umum

Dikatakannya, dalam realisasi percepatan penyediaan PJU bagi masyarakat Kampung Tasuk ini, pihaknya berharap ada dukungan dari pihak ketiga melalui dana Corporate Social Responsibility (CSR) yang ada. Terlebih sepanjang jalan menuju Kampung Tasuk terdapat beberapa perusahaan yang beroperasi melintasi jalan tersebut.

“Pemkab Berau tentunya akan mengupayakan PJU tersebut, karena memang sudah mendesak pasca jembatan ini dibuka, sebab masyarakat pasti lewat sini. Kalau PJU menunggu Pemkab, otomatis baru bisa direalisaskan paling cepat tahun depan, tapi kalau lewat CSR kapan saja bisa. Jadi kita harap pihak perusahaan bisa membantu menyediakan PJU bagi warga,” tandasnya.(M.S. Zuhrie)