PDAM Siap Operasikan 3 IPA di Pesisir Selatan Berau

 

TANJUNG REDEB – PDAM Tirta Segah tengah berupaya agar Instalasi Pengolahan Air (IPA) yang telah dibangun di wilayah pesisir selatan Berau dapat segera dioperasikan. Pasalnya, hingga saat ini masih ada beberapa IPA yang masih belum bisa dioperasikan.

Selain belum adanya serah terima ke pihak PDAM, tak beroperasinya IPA juga lantaran jaringan instalasi listrik yang menjadi pembangkit IPA belum tersedia. Seperti IPA di Kampung Lempake Kecamatan Biatan, IPA di Kampung Dumaring Kecamatan Talisayan, dan IPA di Kampung Tembudan Kecamatan Batu Putih.

Direktur PDAM Tirta Segah, Adief Mulyadi saat dikonfirmasi menyampaikan, jika 3 unit IPA tersebut berpeluang untuk segera dioperasikan. Hanya saja, dalam pengoperasiannya pihaknya masih terkendala dengan pasokan listrik sebagai tenaga pembangkit.

Meski begitu, saat ini pihaknya mendapatkan peluang untuk pasokan listrik dengan memanfaatkan salah satu perusahaan perkebunan kelapa sawit, yakni PT Tanjung Buyu Perkasa (TBP) Plantation yang dalam beberapa tahun terakhir menyediakan energi listrik untuk Kecamatan Talisayan dan Biatan.

“Karena kami mendengar perusahaan itu mau melakukan penambahan kapasitas. Nah, ini yang akan kita coba manfaatkan,” ungkapnya saat dihubungi beraunews.com melalui sambungan telepon, Kamis (1/12/2016).

BACA JUGA : Ternyata, Ada 11 IPA Mangkrak, Direktur PDAM : IPA Harus Beroperasi

Sementara terkait IPA di Kampung Dumaring, Adief mengatakan, meskipun IPA tersebut telah beroperasi, hanya pengoperasiannya masih menjadi beban proyek Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Berau. Untuk itu diharapkannya, IPA tersebut dapat teraliri pasokan listrik lebih dulu sebelum diserahkan ke PDAM.

“Kalau proyek kan masih termasuk dari bagian harga proyek, walaupun pakai genset dengan biaya mahal, ada beban biayanya di proyek. Sementara PDAM kan harus berdiri sendiri untuk membiayai, makanya harus cari listrik dulu sebelum kami operasikan,” jelasnya.

Terkait rencananya tersebut, pihaknya juga telah menyampaikan hal itu ke Bupati Berau, Muharram. Dengan harapan, orang nomor satu di Kabupaten Berau tersebut dapat merealisasikan rencana itu.

“Bupati juga bilang, akan mengkomunikasikan rencana ini ke pihak TBP,” ujarnya.

BACA JUGA : 8 IPA Mangkrak Ternyata Belum Diserahkan Ke PDAM

Dijelaskannya, daya listrik yang dibutuhkan untuk pengoperasian sejumlah IPA tersebut berkisar 290 kVA, dengan rincian IPA Biatan Lempake sebesar 45 kVA, IPA Tembudan sebesar 45 kVA, dan IPA Talisayan sebesar 200 kVA. Terkait kebutuhan listrik tersebut, pihaknya akan mengikuti aturan pihak TBP, jika rencana tersebut dapat terealisasi.

“PDAM sifatnya mengikuti saja, apakah TBP langsung menyuplai ke PDAM, atau nanti TBP jual dulu ke PLN, baru PLN jual ke PDAM,” terangnya. 

BACA JUGA : Manfaatkan Excess Power, IPA Talisayan Juga Segera Beroperasi

Ditegaskannya, terkait IPA yang belum berfungsi di wilayah pesisir selatan Berau, pihaknya akan terus berupaya dengan mencari berbagai peluang, agar IPA tersebut dapat beroperasi. Pihaknya juga meminta, agar DPU Berau dapat segera menyerah terimakan sejumlah IPA tersebut ke PDAM. Sebab, semua IPA yang ada di pesisir selatan Berau belum dilakukan serah terima.

“Yang dikhawatirkan, saat nanti dioperasikan dan dibiayai oleh PDAM, sementara barang bukan milik kami, malah nanti jadi temuan. Jadi sementara ini sambil jalan saja, karena kami juga masih mengupayakan pasokan listriknya. Karena kalau menunggu serah terima dulu baru mencari peluangnya, kelamaan. Yang jelas kita tidak membiarkan IPA ini tidak berfungsi,” pungkasnya.(Hendra Irawan)