Jembatan Tasuk-Birang Sudah Dibuka Untuk Umum

 

TANJUNG REDEB – Masyarakat Kampung Tasuk Kecamatan Gunung Tabur saat ini telah bernafas lega. Pasalnya, jembatan yang menghubungkan Kampung Tasuk dengan Kampung Birang telah selesai dikerjakan dan telah resmi dibuka untuk umum. Jembatan yang membentang di muara sungai Birang itu dikerjakan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT Berau Coal.

Menurut keterangan La Ode Jazhari, PIC Infrastruktur CSR Sambarata PT Berau Coal,  pembangunan jembatan itu telah berlangsung sejak Maret 2016, dan hingga saat ini progres pembangunan telah mencapai 90 persen. Namun demikian, akses jembatan ini telah di buka dan dapat dilalui oleh warga Kampung Tasuk.

"Iya ini jambatan memang belum secara keseluruhan rampung, tapi ini hanya tinggal finishing saja. Meski begitu jembatan ini sudah bisa dilalui warga," ungkapnya kepada beraunews.com, Selasa (29/11/2016) kemarin.

Proyek pembangunan jembatan penghubung dengan panjang 50 meter dan lebar 4 meter ini dilakukan pihak PT BC sebagai bentuk realisasi CSR bagi masyarakat lingkar tambang. Selain itu, dengan berdirinya jembatan ini, akses lalu lintas warga Kampung Tasuk dapat menghemat jarak sejauh 12 kilometer.

"Ini adalah bentuk realisasi CSR tahun 2016 kita (PT BC-red) terhadap kampung lingkar tambang. Dengan dibangunnya jembatan ini, lalu lintas warga semakin dekat yakni cuma butuh 15 menit sudah sampai perkotaan, otomatis ekonomi warga akan semakin meningkat karena distribusi hasil pertanian semakin mudah," imbuhnya.

Kepala Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Berau, Mappasikra Mappaseleng yang meninjau pembangunan jembatan itu, mengaku puas dengan pembangunan yang ada. Namun dikatakanya, proses yang akan dilalui masih cukup panjang untuk menjadikan jembatan ini sebagai aset Pemkab, agar mudah dalam proses perawatanya.

"Ini kan di bangun lewat dana CSR, otomatis masih tanggung jawab perusahaan ketika ada kerusakan. Jadi nantinya jembatan ini sebelum diserahkan ke Pemkab akan diserahkan ke Dinas PU dulu, lalu dari PU akan diserahkan ke Pemkab." tandasnya.(M.S. Zuhrie)