PT KN Rencana Hidupkan Pembangkitnya, PLN Diminta Peka

 

TANJUNG REDEB – Beberapa waktu lalu Bupati Berau, Muharram sempat pergi ke Maroko guna menghadiri undangan sebagai salah satu panelis oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Konferensi Perubahan Iklim Persekutuan Bangsa-Bangsa (UNFCCC) Konferensi Pihak (COP) ke-22.

Di Maroko, Muharram bertemu juga bertemu dengan Hashim Sujono Djojohadikusumo, salah satu pengusaha asal Indonesia yang merupakan adik kandung pemilik PT Kertas Nusantara (KN), Prabowo Subianto. Dalam perbincangan mereka, ada wacana PT KN akan mengoperasikan kembali pembangkit listrik (power plant) milik mereka yang mampu menghasilkan daya listrik hingga 65 Megawatt (MW)

Dengan adanya rencana tersebut, Kepala Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Berau, Mappasikra Mappaseleng mengatakan, jika PLN segera mengambil langkah, maka diyakini persoalan listrik di Kabupaten Berau akan bisa teratasi.

"Jika PLN segera melakukan langkah, bisa saja persoalan listrik kita teratasi," ungkapnya kepada beraunews.com, Selasa (29/11/2016).

BACA JUGA : Bupati : PT KN Dalam Waktu Dekat Kembali Aktifkan Power Plant

Dikatakannya, jika memang PT KN ikut berkontribusi kepada masyarakat terkait listrik, maka PLN harus membangun jaringan dari pembangkit PT KN yang ada di Kampung Mangkajang, Kecamatan Sambaliung ke jaringan milik PLN.

"Dari jalan masuk Kampung Pesayan ke dalam ada sekitar 7 Km dan itu yang belum terpasang jaringan," tambahnya.

Mappasikra meyakini, peluang ini sangat besar mengingat daya pembangkit yang dimiliki PT KN sangat besar mencapai 65 MW. Jika saja PLN membeli 10 MW, maka dipastikan tidak akan ada lagi pemadaman bergilir di Kabupaten Berau.

"Daya mereka itu sangat besar sekali, kalau saja PLN beli 10 megawatt yakin tidak akan ada lagi pemadaman bergilir," ucapnya.

Mappasikra berharap PLN bisa segera menindaklanjuti rencana tersebut hal ini guna memperkuat persediaan listrik di Kabupaten Berau dan pastinya akan menghidupkan roda ekonomi masyarakat.

"Setau saya PLN dan KN sudah ada komunikasi terkait hal ini, dan ada hasil yang baik untuk Kabupaten Berau," pungkasnya.(Dedy Warseto)