Terkait Usulan TPI, Bupati Anjurkan Di Musrenbang

 

TALISAYAN – Keluhan nelayan di Kampung Talisayan mengenai belum adanya Tempat Penampungan Ikan (TPI), rupanya sampai ke telinga Bupati Berau, Muharram. Saat melakukan kunjungan ke expo yang diadakan di Kampung Talisayan Minggu (27/11/2016), Muharram mengatakan, alangkah baiknya TPI tersebut diusulkan melalui Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Talisayan.

Dirinya pun memahami keluhan tentang TPI tersebut, mengingat di Kampung Talisayan sendiri sebagian besar masyarakatnya adalah nelayan.
 
"Jika memang dibutuhkan, silahkan ajukan ke Musrembang," ujarnya kepada awak media.

Ia juga menambahkan, jika keberadaan TPI itu cukup mendesak, maka camat selaku kepala wilayah juga wajib mengawal usulan tersebut. Bahkan jika perlu dirinya juga akan memanggil instansi terkait untuk membahas usulan yang diinginkan nelayan itu.

"Dengan adanya TPI akan lebih mudah mengontrol pendapatan ikan hasil tangkapan nelayan. Kita akan berupaya untuk selalu mengakomodir usulan-usulan yang disampaikan, tentunya harus sesuai dengan aturan," ujarnya.

 

Seperti diketahui, hasil tangkap nelayan di Talisayan cukup besar, bahkan ikan hasil tangkapan tersebut kerap dikirim ke daerah Samarinda, Tenggarong dan juga Tanjung Redeb. Hanya saja, banyaknya permintaan dari berbagai wilayah tidak diimbangi dengan fasilitas pendukung seperti TPI.

Kepala Kampung Talisayan, Yamsir yang ditemui beraunews.com ini mengatakan, meskipun Talisayan terkenal sebagai salah satu kampung penghasil ikan segar di Kabupaten Berau, tapi masih belum memiliki TPI. Akibatnya, tidak sedikit nelayan mengalami kesulitan menyimpan hasil tangkap mereka. Tidak itu saja, belum adanya TPI juga mempersulit pihaknya mengumpulkan data lengkap hasil tangkapan nelayan setiap hari.

"Sangat perlu. Makanya ke depan kita akan usulkan terkait TPI itu. Kita ingin nelayan disini tidak lagi mengalami kesulitan terutama dalam melakukan bongkar muat, dan menyimpan hasil tangkapnya," tutupnya.(Hendra Irawan)