Waduh!!! Belum Serah Terima, Tiang Penyangga Jembatan Merancang-Pulau Besing Sudah Miring

 

TANJUNG REDEB – Proyek pembangunan jembatan penghubung kampung Merancang Ulu-Kampung Pulau Besing terpaksa harus ditunda proses penyerahannya dari kontraktor ke Dinas Pekerjaan Umum. Pasalnya, konstruksi penyangga jembatan mengalami kemiringan hingga 45 sentimeter.

Wakil Bupati Berau, Agus Tantomo yang menerima laporan tersebut segera meninjau lokasi jembatan tersebut. Dari hasil pantauan di lapangan, Wabup memang menemukan kemiringan pada pondasi penyangga jembatan. Menyikapi hal tersebut, Pemkab Berau secara tegas menolak menerima penyerahan proyek pembangunan jembatan sebelum kemiringan pondasi dapat diselesaikan.

“Ini kontraktornya sudah kena sanksi, karena sudah habis masa kerja, tapi kerjaan belum beres. Malahan kemiringan itu sudah terjadi selama 6 bulan, tapi belum juga tuntas. Pokoknya kita tidak mau terima ini jembatan kalau kondisinya tidak sesuai perencanaan,” tegas Wabup kepada awak media, Senin (14/11/2016).

Terpisah, Kontraktor Pelaksana, Agus mengaku, jika kemiringan pondasi penyangga jembatan disebabkan kondisi tanah yang tidak stabil, ditambah lagi kondisi air pasang surut yang membuat tanah terus tergerus air.

“Lumpurnya ini sampai kedalaman 20 meter, jadi sangat labil. Ditambah pondasi tiang penyangga juga sering kesenggol tongkang, jadi tambah bergeser. Tapi ini sudah tidak bergerak lagi setelah kita amati selam 6 bulan,” katanya.

Untuk mengejar target waktu yang telah ditentukan, pihaknya juga telah memanggil ahli kontruksi tanah dari Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk meneliti kondisi tanah di Pulau Besing. Sementara itu, meski telah dipastikan tidak lagi bergerak, pihaknya juga telah memasang pancang besi di sisi bangunan.

Meski mengalami kemirigan pondasi penyangga jembatan, Agus mengklaim, jika pembangunan jembatan Pulau Besing dengan panjang 135 meter dan lebar 3 meter itu, secara keseluruhan telah rampung.  

“Kita sudah panggil ahli dari ITB untuk meneliti dulu struktur tanah ini. Sesuai permintaan Wakil Bupati, kita di target 15 Desember harus sudah selesai perbaikan,” tandasnya.(M.S. Zuhrie)