Pemadaman Makin Menggila, Lamuba Berencana Temui Manajer PLN Berau Saat Sertijab

 

TANJUNG REDEB – Lembaga Mufakat Banua (Lamuba) berencana akan bertemu dengan Manajer PT PLN Area Berau, Adi Prasetyo, guna meminta penjelasan terakit pemadaman bergilir yang sebelumnya sudah dilakukan kurang lebih sepekan dan kini dipekan kedua juga dilakukan lagi.

Rencananya, para perwakilan Lamuba akan menemui Adi Prasetyo saat pelantikan Kamis (9/11/2016) mendatang. Pasalnya, menurut informasi yang mereka dapat, Adi Prasetyo akan datang saat itu untuk pelantikan dan kembali pergi keluar kota sore harinya.

“Besok rencananya kami akan temui dia, kalau memang tidak bisa bertemu sebelum pelantikan, maka kami akan tunggu sampai selesai pelantikan,” ungkap salah satu anggota Lamuba, Burhan Bakran saat bertemu dengan manajemen PLN, Selasa (8/11/2016) sore tadi.

BACA JUGA : Pemadaman Kian Masif, IPB Minta PLN Sediakan Mesin Cadangan Saat Perawatan

Sementara itu, Ketua Lamuba, Ahmad Kadik Ardi menjelaskan, kedatangan mereka ke PLN juga untuk meminta penjelasan pihak PLN terkait molornya pengoperasian mesin pembangkit di Kecamatan Teluk Bayur dan meminta pihak PLN mencari solusi agar tidak adanya pemadaman bergilir lagi.

“Ada dua hal yang menjadi tuntutan kita, meminta penjelasan mengapa molornya pengoperasian pembangkit di Kecamatan Teluk bayur dan meminta pihak PLN cari solusi agar tidak lagi ada pemadaman bergilir,” tambahnya.

Dikatakanya, saat ini pihak PLN selalu beralasan jika pemadaman yang terjadi karena perawatan pembangkit listrik di PLTU Lati. Namun, alasan tersebut dianggap alasan klasik.

“Bukan hanya ketemu dan ngomong, setidaknya PLN bisa menjamin Genset (Generator Set) itu ada, jadi tidak ada lagi alasan kekurangan daya,” bebernya.

Sementara, Manajer PT PLN Rayon Tanjung Redeb, Teguh Budi Oktavianto mengatakan, jika pihaknya akan menyampaikan hasil pertemuan tersebut kepada atasannya. Pasalnya, terkait penyewaan genset sebagai back up (cadangan) bukan merupakan kewenangannya.

“Tunggu hari Kamis, karena masalah itu bukan kewenangan saya. Kita tunggu hari Kamis saja,” pungkasnya.(Dedy Warseto)