Jalan Berau-Bulungan Sudah Bisa Dilalui

 

GUNUNG TABUR – Pasca putusnya jalan nasional yang menghubungkan Kabupaten Berau, Kaltim dengan Kabupaten Bulungan, Kaltara di kilometer 40 akibat longsor sepanjang 25 meter, langkah cepat pengerjaan dilakukan Pemkab Berau mengatasi bencana tersebut.

Pengerjaan yang dimulai Selasa (18/10/2016) sekitar pukul 18.00 Wita dengan menurunkan 1 unit alat berat, Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Berau bersama Satuan Kerja DPU Kaltim bekerja membuat akses jalan sementara selebar 4 meter dengan menimbun jalan menggunakan sirtu.

Pengerjaan ini dilakukan untuk membuat akses bagi kendaraan roda empat yang sebelumnya tertahan selama satu hari pada saat longsor, sementara kendaraan roda dua masih bisa melewati sisa jalan selebar 1 meter yang tidak terkena longsor. Pengerjaan jalan sementara ini juga menunggu jembatan bailey sepanjang 50 meter yang direncanakan bakal dipasang dalam beberapa hari ke depan oleh Dinas PU Berau.

Hasilnya, hanya dalam hitungan jam saja, mulai hari ini Rabu (19/10/2016) sekitar pukul 07.00 Wita, akses darat yang menghubungkan dua provinsi itu kembali bisa dilalui kendaraan dengan lancar. Petugas dari Dinas Perhubungan Berau dan Satlantas Polres Berau pun mengatur kendaraan untuk jalan satu per satu. Hingga pukul 11.00 Wita, terlihat arus lalu lintas sudah lancar.

“Lumayan lah sudah bisa jalan kita. Saya menunggu satu malam disini karena lihat alat berat sudah kerja jadi ditunggu saja, kalau memang tidak selesai terpaksa memutar lewat Tanah Kuning. Setelah maghrib memang sudah selesai dikerjakan, tapi belum berani lewat, jadi menunggu pagi saja,” ujar Edi, supir truk pengangkut sembako.

Meskipun sudah bisa dilalui kendaraan roda empat, namun para pengendara tetap diminta waspada, mengingat kondisi tanah yang dinilai belum stabil. Mengantisipasi hal tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kaltara pun mendirikan posko dilokasi serta menurunkan sejumlah personel untuk berjaga-jaga.

“Kami nilai resiko disini masih tinggi karena kita belum tahu bagaimana kestabilan tanahnya. Untung sekarang ini cuaca cerah, tidak tahu kalau hujan deras bisa saja longsor lagi,” jelas Koordinator Lapangan BPBD Kaltara, Asnawi.

 

Sementara Wakil Bupati Berau, Agus Tantomo telah meminta agar dipasang rambu tanda bahaya disana. BPBD juga diintruksikan agar stand by di lokasi untuk mengambil langkah cepat jika terjadi longsor susulan.

“Jembatan bailey akan kita pasang dan target seminggu selesai. Pemprov Kaltara juga mengajak agar Bupati Berau dan Bulungan bersama-sama membuat surat ke Kementerian PU,” jelasnya.

BACA JUGA : Jalan Berau-Bulungan Putus, Wabup Gerak Cepat Pasang Jembatan Sementara

Sebelumnya, akses darat di jalan ini longsor sedalam 8 meter sepanjang 10 meter. Diduga longsor terjadi karena tanah yang tidak stabil dan diperparah guyuran hujan deras dalam beberapa hari belakangan. Akibat kejadian ini, ratusan kendaraan roda empat yang ingin melintas dari arah Berau ke Bulungan dan sebaliknya terpaksa tertahan.(M.S. Zuhrie)