Defisit Anggaran, Proyek Penghubung Empat Kampung di Pulau Maratua Terancam

 

TANJUNG REDEB – Rencana Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Berau untuk memuluskan jalan yang menghubungkan empat kampung yang berada di Pulau Maratua, terancam akibat krisis keuangan yang sedang dialami Pemkab.

Seperti yang disampaikan Kepala DPU, Taupan Majid, diperkirakan jumlah APBD yang diterima Berau di tahun 2017 hanya berkisar Rp1,1 triliun, jauh dari nilai yang biasa diterima Pemkab. Hal itu diprediksi akan menghambat pihaknya untuk melanjutkan pekerjaan menghitamkan jalan menuju Kampung Teluk Alulu sepanjang 6 kilometer.

“Memang harus kita akui pembangunan jalan yang menghubungkan empat kampung di Maratua ini tergantung pada anggaran yang akan datang, sementara anggaran kita mengalami defisit,” ungkapnya kepada beraunews.com, Sabtu (17/9/2016).

BACA JUGA : Maratua “Mulus” Tahun Ini

Proyek menghubungkan jalan dari empat kampung tersebut, dikatakannya merupakan upaya untuk meningkatkan sektor pariwisata di Pulau Maratua. Dengan kondisi jalan yang mulus dan dapat ditempuh dengan cepat, maka akan memudahkan wisatawan menelusuri perkampungan yang ada di pulau tersebut.

“Kondisi jalan yang belum mulus itu memang menjadi salah satu kekurangan objek pariwisata di Maratua, dan dari proyek itu kita berharap setelah jalan disana terhubung dengan mulus bisa meningkatkan kunjungan wisatawan,” katanya.

Untuk mengatasi kegagalan proyek lanjutan tersebut, Taupan mengatakan, anggaran memuluskan jalan menuju Kampung Teluk Alulu akan dimasukkan ke dalam APBD tahun 2016, sebagai proyek multiyears. Meski begitu keputusan untuk meneruskan pekerjaan tersebut tetap bergantung pada panitia anggaran (panggar).

BACA JUGA : Bangun Pulau Terluar, Berau Butuh Dukungan Pusat

Disamping itu, jika proyek pekerjaan lanjutan di Kampung Teluk Alulu disetujui oleh panggar dan Pemkab, maka jalan menuju ke empat kampung di Pulau Maratua akan rampung dan dapat dinikmati masyarakat serta wisatawan pada tahun 2018 mendatang.

“Pemkab sudah menyepakati untuk melanjutkan proyek ini, kita tinggal tunggu dari panggar saja lagi,” tandasnya.(Marta)