Jembatan Kelay III Diperjuangkan Ke Pusat

 

TANJUNG REDEB – Wacana pembangunan Jembatan Kelay III di wilayah Singkuang yang berkapasitas 20 ton rencananya akan dilakukan secara multiyears (kontrak tahun jamak).

“Jadi bebannya agak tinggi,” ungkap Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Berau, Taupan Madjid kepada awak media usai mengikuti upacara Hari Jadi Kabupaten Berau ke-63 dan Kota Tanjung Redeb ke-206 di Lapangan Pemuda, Kamis (15/9/2016) kemarin.

Terkait rencana itu, pihaknya meminta dukungan masyarakat karena dalam merealisasikan pembangunan jembatan tersebut, pihaknya akan memperjuangkannya hingga ke pusat. Hal itu dilakukan, lantaran dana yang akan dibutuhkan untuk pembangunan cukup fantastis mencapai Rp200 miliar. Pasalnya, konsep jembatan tersebut akan tembus ke Bandara Kalimarau kemudian Jembatan Mantaritip di Mangkajang.

“Perancanaannya sudah ada dan dalam membuat perencanaan kita didukung oleh Pemprov Kaltim. Jadi, jika berbicara tentang kebutuhan jembatan, kita sudah sangat butuh,” bebernya.

Ditanya terkait kapan waktu pelaksanaannya, Taupan masih belum bisa memastikan. Sebab, saat ini pihaknya masih tahap pengusulan di eksekutif (Pemkab) dan sudah membuat kesepakatan dengan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) untuk multiyears, selanjutnya akan kesepakatan tersebut akan dibawa ke DPRD Berau.

“Nanti di dewan akan dibahas di rapat APBD perubahan 2016 ini. Apakah dengan defisit anggaran ini, dari Bappeda masih bisa di-multiyears-kan atau bagaimana tergantung lagi dari pengambil kebijakan. Namun, kita tetap berjuang ke pusat apakah ada bantuan untuk jembatan ini,” katanya.

Dengan wacana pembangunan Jembatan Kelay III ini, pihaknya sadar masyarakat sangat membutuhkan keberadaan jembatan tersebut. Apalagi, kita tahu bersama jembatan yang ada saat ini, juga kerap mengalami kerusakan.

“Kita memang tidak bisa meramalkan. Dan kita sangat butuh jembatan ini untuk kenyamanan masyarakat,” terangnya.(Hendra Irawan)