Kejar Proyek Perubahan, Listrik Masuk ke Siduung Muara

TANJUNG REDEB – Program pemenuhan jaringan listrik hingga perkampungan kini telah berjalan dan beberapa kampung sudah menikmati aliran listrik, mulai dari wilayah pesisir hingga pedalaman. Hal ini sesuai dengan instruksi Bupati Berau Muharram kepada Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Berau agar pada tahun 2018 mendatang, seluruh kampung di Bumi Batiwakkal sudah dapat teraliri listrik.

Menjawab instruksi tersebut, satu lagi kampung di Kabupaten Berau bakal menikmati aliran listrik, yakni tahun ini sekitar 80 kepala keluarga di Kampung Siduung Muara, Kecamatan Kelay akan menikmati listrik. Pemasangan jaringan listrik sepanjang 2 kilometer di daerah ini sudah selesai, tinggal menunggu aliran listrik dari PLN.

Kepala Distamben Berau, Mappasikra Mappaseleng mengatakan, program pembangunan jaringan listrik ini dilaksanakan pada tahun 2015 lalu. Distamben menganggarkan pemasangan jaringan sekitar Rp1,5 miliar.

“Untuk sambungan rumahnya akan ditanggung masing-masing warga, sementara untuk daya akan disesuaikan dengan kemampuan dan keinginan warga sebagai calon pelanggan,” katanya.

Diungkap Mappasikra, warga Siduung Muara sejak lama mendambakan sambungan listrik. Namun dilihat dari potensi kemungkinan teraliri listrik kala itu tidak efisien dengan pembangkit sendiri. Apalagi jika dilihat dari evaluasi kondisi lapangan, kampung ini lebih memungkinkan tersambung oleh listrik PLN yang jaringannya sudah mendekati kampung.

“Kita target sebelum akhir tahun nanti listrik sudah mengalir ke kampung ini,” ungkapnya disela-sela memantau proses uji coba jaringan listrik yang dilakukan pihak PLN di Kampung Siduung Muara, Selasa (30/8/2016).

Ditempat yang sama, anggota DPRD Berau, M Yunus memberikan apresiasi atas program yang telah dijalankan ini. Yunus menilai, harapan masyarakat disana cukup besar akan masuknya aliran listrik.

“Dengan masuknya listrik ini dapat berdampak besar bagi kehidupan masyarakat dengan mempercepat perputaran perekonomian disini,” ujarnya.

Ditambahkan anggota DPRD Berau lainnya, Rudi P. Mangunsong, program perluasan jaringan listrik hingga perkampungan ini terus didorong DPRD untuk segera direalisasikan. Mengingat, listrik ini merupakan salah satu kebutuhan dasar yang harus dipenuhi. Rudi juga meminta agar pemerintah dapat memprioritaskan kebutuhan dasar  di tengah defisit anggaran yang terjadi.

“Jadi harus jeli dalam memanfaatkan anggaran yang ada, sehingga kebutuhan masyarakat dapat diprioritaskan,” tegasnya.(Andi Sawega)