Wow, 90 Persen Orang Mengaku Telur Penyu Untuk Keperkasaan

TANJUNG REDEB – Ternyata 90 persen pembeli telur penyu merupakan wanita atau ibu-ibu. Mereka membeli dengan alasan untuk keperkasaan suaminya dan beberapa untuk obat beberapa penyakit. Hal itu diketahui berdasarkan hasil survei Protection of Forest & Fauna (ProFauna) Borneo.

"Dari hasil survei kita 90 persen ibu-ibu yang membeli itu dengan alasan keperkasaan," ungkap Koordinator ProFauna Borneo, Bayu Sandi kepada beraunews.com, Minggu (28/8/2016).

BACA JUGA : Telur Penyu Selundupan, Kecil Kemungkinan Bisa Menetas

Bayu menambahkan, guna menekan angka pengkonsumsi telur penyu maupun dagingnya, pihaknya bersama dinas terkait sudah sering menggelar sosialisasi terhadap perlindungan penyu. Namun, hal itu dirasa kurang cukup jika hanya di sekolah dan melalui brosur-brosur saja. Pasalnya, berdasarkan survei tersebut, sosialisasi harus dilakukan dengan melibatkan Pembina Kesejahteraan Keluarga (PKK) disetiap Kecamatan yang ada.

Selain itu, dikatakan Bayu, Undang-undang sudah jelas mengatur jika penyu merupakan satwa yang dilindungi dan bagi yang melakukan perdagangan dan mengancam populasi penyu akan dikenakan sanksi pidana.

“Kita perlu sosialiasi ini dengan melibatkan ibu-ibu PKK. Bukan hanya itu, kita perlu sosialiasikan juga bagaimana hukum yang mengatur ini, jadi kita melarang masyarakat berdasarkan hukum yang ditetapkan," bebernya.

Bayu berharap, kedepannya masyarakat lebih mengerti pentingnya menjaga populasi penyu yang merupakan ikon Kabupaten Berau.

"Upaya akan terus kita lakukan untuk sosialisasi ini, kami harap masyakarat juga bantu kita dengan sama-sama menjaga populasi penyu untuk anak cucu kita nanti," pungkasnya.(Dedy Warseto)