Waspada, 15 Titik Hotspot Terdeteksi Di 4 Kecamatan

TANJUNG REDEB – Sempat hilang dari pantauan satelit Aqua milik Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofosika (BMKG) Berau, kini keberadaan hotspot atau titik panas kembali muncul, bahkan kemunculan titik panas di Kabupaten Berau jauh meningkat menjadi 15 titik dari tiga hari sebelumnya yang hanya 4 titik.

Kepala BMKG Berau, Sulam Khilmi mengatakan, kemunculan hotspot di Kabupaten Berau baru terdekteksi satelit aqua Rabu (24/8/2016) sore pukul 16.44 Wita. Padahal sejak pagi hotspot di wilayah Berau masih nihil.

"Muncul secara tiba-tiba langsung banyak, pagi tadi belum ada, muncul di satelit langsung 15 titik, yang tersebar di Kecamatan Sambaliung, Gunung Tabur, Tabalar dan Teluk Bayur," ungkapnya kepada beraunws.com.

BACA JUGA : Hotspot Nihil, Kabut Asap Kiriman Dari Kalbar

Dari 4 kecamatan yang terdeteksi hotspot, Kecamatan Sambaliung menjadi kecamatan dengan jumlah hotspot terbanyak hingga mencapai 7 titik, disusul Gunung Tabur 4 titik, Teluk Bayur 3 titik dan Tabalar hanya 1 titik.

"Kita segera koordinasikan sama pihak terkait, dilokasi yang terdeteksi titik hotspot untuk segera ditindaklanjuti," jelasnya.

Dengan munculnya hotspot, akan menjadi pemicu meningkatnya kabut asap yang saat ini sudah melanda Kabupaten Berau, meskipun saat kini kondisi kabut asap belum menggangu aktivitas masyarakat dan penerbangan, namun Senin kemarin jarak panjang telah menurun cukup drastis dari 10 Km menjadi 7 Km.

"Meski prediksi kita ini musim kemarau basah yang terjadi tahun 2016, sehingga menekan terjadinya kebakaran lahan menyebar luas. Tapi kalau masyarakat masih tetap membakar, tidak menutup kemugkinan kabut asap terjadi lagi," pungkasnya.(msz)