1 Rumah Sumbang 2,5 Kg Sampah

TANJUNG REDEB – Pertumbuhan pendudukyang terfokus pada wilayah perkotaan dan kecamatan terdekat berdampak pada peningkatan produksi sampah rumah tangga. Volume sampah di Kabupaten Berau hingga saat ini diperkirakan mencapai 16,8 ton per hari. Jumlah tersebut merupakan sumbangan sampah rumah 2,5 kilogram (kg) per hari dengan jumlah anggota keluarga mencapai 5 orang per rumah.

Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Berau, Ismail mengatakan, jumlah tersebut masih berupa perkiraan. Pasalnya, saat ini belum ada jembatan timbang untuk mengukur secara pasti jumlah sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

"Bisa saja lebih dan kurang, saat ini kita ukur menggunakan satuan kubik yang jika kita kalkulasikan ke kg mencapai jumlah tersebut," ungkapnya kepada beraunews.com, Minggu (31/7/2016).

Dikatakannya, dari jumlah sampah rumah tangga tersebut, hanya sebagian kecil yang dimanfaatkan untuk daur ulang. Sehingga, lebih banyak yang masuk ke TPA Jalan Sultan Agung.

”Hanya beberapa saja yang di daur ulang, sisanya masuk TPA," katanya.

Ismail menambahkan, berdasarkan program Presiden RI, Joko Widodo, diharapkan jumlah sampah yang masuk ke TPA ditekan seminimal mungkin dengan melakukan pemilahan terlebih dahulu sebelum masuk TPA.

"Itu program dan harapan Jokowi. Kalau memang bisa berjalan itu lebih baik lagi," tambahnya.

Untuk menekan volume sampah di Kabupaten Berau ada beberapa program atau rencana yang disiapkan pihaknya. Salah satunya, menanamkan kepada generasi muda untuk membuang sampah pada tempatnya.

Termasuk upaya menyediakan tempah sampah sesuai jenis sampahnya sudah dilakukan di beberapa titik dalam kota, khususnya tempat umum. Pemilahan bisa dilakukan dari titik ini, dimana sampah organik dan non organik sudah terpisah.

”Itu masih rencana dan nanti akan kita bicarakan kembali dengan penentu kebijakan. Jelasnya kita akan berupaya untuk menekan jumlah volume sampah di Berau,” pungkasnya.(dws)