1 Rumah Ludes Dilahap Si Jago Merah

TANJUNG REDEB – Si jago merah melahap sebuah rumah sewaan dua pintu milik Darsih (55) di Jalan Diponegoro, Gang Banua, RT 13, Kelurahan Karang Ambun sekitar pukul 17.00 Wita, Selasa (19/7/2016). Warga sekitar dan pengendara yang kebetulan melintas geger. Warga dengan alat seadanya sempat berupaya memadamkan api sebelum petugas pemadam tiba.

Diketahui, rumah sewaan tersebut ditempati oleh anak Darsih bernama Siti Hamidan serta 2 anaknya dan 1 pintu lainnya dihuni orang lain. Saat kejadian, Siti sedang memandikan anaknya di dapur, namun sebelumnya sempat melihat ada bakaran sampah di depan rumah yang diduga dibakar oleh tetangganya.

“Saat kejadian saya mandikan anak, rumah sebelah itu kosong, tapi ada bakaran sampah di depan rumah. Saat ada asap, saya kira itu asap dari sampah di depan tapi makin lama makin tebal dan menimbulkan api,” ungkapnya kepada beraunews.com.

Dikatakannya, melihat api sudah membesar dan melahap cepat bangunan rumah yang terbuat dari kayu tersebut, Siti langsung keluar rumah untuk meminta pertolongan. Tetangga yang melihat berupaya memadamkan dengan alat seadanya sambil menunggu Pemadam kebakaran.

“Nggak ada yang sempat saya selamatkan dari rumah, semuanya ludes terbakar,” bebernya.

Sementara itu, Darsih menjelaskan, diperkirakan kerugian mencapai ratusan juta rupiah dari bangunan termasuk alat rumah tangga dan elektronik yang dimiliki anaknya.

“Kalau bangunanya sekitar Rp90 juta saya buat dulu, tapi tidak tahu kalau isi rumah anak saya, kita perkirakan puluhan juta juga,” terangnya.

Pantauan beraunews.com di lapangan, puluhan personel pemadam kebakaran melakukan upaya pemadaman sisa-sisa api yang ada. Selain itu, mereka juga membantu pemilik rumah mencari barang berharga seperti surat-surat serta perhiasan di bagian lemari yang terbakar.

Kapolsek Tanjung Redeb, AKP Surya Irianto yang ditemui di lapangan belum bisa memberi keterangan lebih jauh terkait musibah kebakaran ini. Pihaknya masih akan memanggil pemilik rumah untuk dimintai keterangan.

“Belum bisa kita ketahui dari mana asal mula api, karena tidak ada yang tahu jelas. Saat ini kami kumpulkan keterangan dulu dan juga memanggil pemilik rumah,” pungkasnya.(dws)