Kesal Aktivitas Galian C, Warga Tanam Pisang Di Jalan

TANJUNG REDEB – Warga Jalan Durian III dibuat kesal dengan banyakya material galian C yang berserakan di badan jalan, hingga mengakibatkan jalan berdebu ketika musim panas. Kekesalan warga semakin memuncak saat hujan turun. Pasalnya,  material galian C yang berada tepat di bibir Jalan Durian III tersebut longsor dan mengakibatkan jalan becek, berbau serta licin. Wujud kekesalan itu, warga kini menanam pohon pisang di lokasi jalan galian C.

"Ini sudah berulang kali dibersihkan. Petugas kebersihanya juga kasihan, tiap dibersihkan tanahnya ada terus. Gimana coba galian C Ini letaknya di pinggir jalan kota. Saat hujan turun, tanahnya turun ke jalan, jalan jadi licin, berbau dan berdebu terus," ungkap Hartono salah seorang warga sekitar kepada beraunews.com, Selasa (5/7/2016).

Hal senada juga diungkapkan salah satu pengguna jalan Evi Ariska. Menurutnya, debu dan lumpur yang turun ke badan jalan akibat aktivitas galian C ini sudah sangat mengganggu masyarakat, sehingga perlu penanganan serius.

"Ini bukan sekarang saja seperti ini, ini udah lama dan begini-begini saja. Bukan hanya menggangu pengguna jalan, lumpur dan debu pasti menggangu warga sini, coba liat rumah warga pada banyak debunya nempel," ujarnya.

Bukan hanya mempersoalkan debu yang diakibatkan aktivitas galian C di lokasi itu, warga juga mempertanyakan izin galian C disana.

"Saya juga mempertanyakan izin galian C mereka ini, ada izinya  apa tidak. Jangan-jangan ilegal lagi, aparat harus tegas kalau seperti ini," tambah Evi.

Sebelum warga melakukan penanaman pohon pisang di badan Jalan Durian III tersebut, Bupati dan Wakil Bupti Berau sebelumnya pernah melakukan inspeksi mendadak di lokasi tersebut dengan mengerahkan mobil Damkar untuk membersihkan lumpur di kawasan Jalan Durian III, namun kini lokasi kembali kotor dan berdebu. tanpa ada penangan serius dari pengusaha galian C.(msz)