Percaya atau Tidak, Ini Pantangan Jika Mandi di Sungai yang Dihuni Buaya

 

TANJUNG REDEB – Video mayat korban terkaman buaya yang digiring oleh buaya ke tepi sungai di Kampung Biatan Lempake beberapa waktu lalu, menjadi viral hingga saat ini. Kejadian tersebut menghebohkan dunia maya, bahkan beberapa akun media sosial mengunggah kembali video tersebut. Bahkan, beberapa media nasional pun memberitakannya.

Kejadian tersebut lantas banyak dikaitkan dengan cerita-cerita mistis ataupun hal-hal yang di luar nalar manusia sekalipun. Pasalnya, kejadian soal manusia diterkam buaya bukan kali pertama terjadi di Kabupaten Berau, meski demikian masih banyak masyarakat yang tinggal di bantaran sungai, tetap memilih beraktivitas di sungai

Ada beberapa hal yang biasanya harus dilakukan oleh orang yang akan mandi atau beraktivitas di sungai yang dihuni buaya. Orang yang akan beraktivitas di sungai yang dihuni buaya setidaknya "permisi" atau tidak melanggar pantangan. Percaya tidak percaya, hal ini masih terjadi atau dipercayai oleh sebagaian masyarakat perkampungan.

“Buaya itu bisa melihat manusia, dia tidak akan menyerang karena dia hanya menyerang binatang atau yang menyerupai hewan," ungkap Arbain, warga Kecamatan Sambaliung, ketika ditemui beraunews.com, Kamis (20/07/2017).

Dikatakannya, yang paling penting saat hendak berenang setidaknya seseorang tidak melepas seluruh pakaiannya, atau bertelanjang badan, pasalnya, hal itu dipercaya merupakan pantangan paling berbahaya.

"Jangan mandi telanjang, itu bahaya," katanya.

Dijelaskannya, jika seseorang berenang atau mandi dengan posisi telanjang bisa saja buaya melihat orang tersebut seperti hewan karena tidak menggunakan pakaian.

"Percaya atau tidak itu sudah menjadi pesan orang-orang tua dulu," tambahnya.

Bukan hanya sebagai pantangan, setidaknya menggunakan pakaian saat mandi atau berenang di sungai menjadi salah satu etika buat masyarakat, apa lagi hal itu jika dilakukan di tempat terbuka.

“Jika memang tahu di suatu sungai ada dihuni buaya, sebaiknya menggunakan timba saja saat mandi. Kita berharap tidak ada lagi kejadian seperti ini, dan semoga pantangan bisa diperhatikan," pungkasnya.(bnc)

Wartawan: Dedy Warseto/Editor: Rita Amelia